Bupati Ismunandar Berkeinginan Bantaran Aliran Sungai Wehea ke Depan Dapat Dijadikan Titik (spot) Dalam menggelar berbagai ajang lomba

3

DISKOMINFO PERSTIK – SANGATTA. Saat menghadiri pesta adat penan raya padi “Lom Plai ” di Desa Nehas Liah Bing Kecamatan Muara Wahau Kabupaten Kutai Timur, pada Kamis (19/4), perhatian Bupati Kutim H Ismunandar, MT fokus akan penataan bantaran sungai Wehea yang pada Lom Plai dipertunjukkan drama perang dialiran bantaran sungai di atas perahu atau  dan pertunjukan menari diatas rakit.
Setelah menyaksikan tradisi skaral Dayak Wehea, Bupati Ismunandar berkeinginan bantaran aliran sungai Wehea ke depan dapat dijadikan titik (spot) dalam menggelar berbagai ajang lomba.
“Yah saya berharap dalam hal ini selalu pemerintah dapat mendukung berbagai sarana wisata seperti pengelolaan aliran sungai Wehea, sehingga dengan difungsikannya sungai dengan berbagai ajang lomba perahu dapat turut memajukan wisata,” tutur Bupati Ismunandar.
Walau menurut Bupati Ismunandar tanpa mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor wisatanya. Akan tetapi para wisatawan Manca Negara dapat membelanjakan uangnya dalam menggerakan sektor ekonomi masyarakat setempat.(Tim kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *