Bupati Ismunandar Pimpin Upacara Peringatan Kelahiran Pancasila

FB_IMG_1527843307879

 

DISKOMINFO PERSTIK – SANGATTA. Demi tegaknya ideologi Pancasila berikut dengan maknanya maka Hari Kelahiran Pancasila yang ke – 73 pada Jumat 1 Juni 2018 Bupati Kutai Timur, H Ir Ismunandar, MT pimpin langsung upacara peringatan kelahiran Pancasila di ruang Akasia Gedung Serba Guna kawasan Bukit Pelangi Sangatta Kabupaten Kutai Timur.
Saat memberikan sambutan selaku Irup Kelahiran Pancasila, Ismunandar membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mana dalam intruksinya tercetusnya lahirnya Pancasila merupakan berkah Tuhan Yang Maha Esa kepada kita,melalui perenungan, pergulatan pemikiran dan kejernihan batin para founding fathers Indonesia.
Melatarbelakangi terlahirnya Pancasila merupakan perjalanan sejarah “jas merah” merupakan buah pemikiran dan konsep dari Presiden RI ke-1 Ir Soekarno.
Yang mana lahirnya Pancasila tidak hanya melibatkan beberapa ide dan pemikiran presiden Soekarno saja saat itu, akan tetapi para pejuang kemerdekaan, para cendikiawan (pemuka) agama.
Pancasila dituangkan ke dalam piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945, dan dirumuskan secara final pada 18 Agustus 1945. Kemudian dirumuskan pada 18 Agustus 1945.
Untuk itu perjalanan panjang sejarah Pancasila senantiasa di hayati dalam mendukung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia “NKRI” dan senantiasa tertanam dalam sanubari bangsa Indonesia.
Saat diwawancarai awak media usai memimpin upacara peringatan hari lahirnya Pancasila, Bupati Kutai Timur Ismunandar dengan mengenakan pakaian khas Kutai sebagai warna Ke – Bhineka Tunggal Ika mengatakan dari pengamatannya terhirnya Pancasila memiliki peranan penting.
“Pancasila senantiasa diingat oleh bagsa yang besar seperti semangat yang disuarakan oleh Soekarno dalam mengawal setiap sejarah perjalanan negara dan bangsa ini,”ungkap Ismunandar.
Ismunandar kembali “mereview” memorinya saat masih bersekolah dirinya juga mendapatkan pelajaran terkait kandungan Pancasila baik dari sebuah arti batang tubuh Pancasila, bunyi ayat Pancasila sila yang terdiri dari 5 sila. “Ditambah lagi pelajaran di ruang belajar (kelas) seperti PMP, PPKN bahkan mata pelajaran Pancasila berikut dengan hapalan bunyi sila-nya sudah di tanamkan sejak dini,” tegas Bupati Kutim ini.
Menurut pemimpin gedung putih kantor Pemerintah Kabupaten Kutim nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila turut mengatur sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di Republik Indonesia.”Begitu bunyi sila-nya memiliki untaian kalimat yang baik terutama dalam menumbuhkan rasa toleransi, memperkokoh persatuan dan kesatuan, pondasi negara yang berketuhanan Maha Esa, adanya pemerataan keadilan, sosial dan kesejahteraannya bagi segenap bangsanya,”ungkap Ismunandar.
Gelaran peringatan upacara Kelahiran Pancasila di hadiri Wabup Kutim H Kasimidi Bulang, ST.MM beserta istri Bunda Hj Tirah Satriani, SE.MM, Ketua DPRD Kutim H.Mahyunandi, SE, perwakilan dari TNI baik dari satuan Kodim 0909 Sangatta, Danlanal Sangatta serta Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan serta kalangan pelajar, perwakilan ormas.
Beberapa peserta upacara mengenakan baju adat daerah dalam mencerminkan keberagaman suku yang terbalut bingkai ideologi Pancasila, walau berbeda suku, kebudayaan, dialeg tetap satu Indonesia.(Tim Kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *