Dipermudah – Kini Birokrasi Dipangkas, Pindah Domisili Tak Membutuhkan Surat Pengantar RT/RW

IMG-20180806-WA0006

 

DISKOMINFO PERSTIK – SANGATTA.  Masyarakat Kutai Timur (Kutim) kini tak perlu lagi meminta surat pengantar dari RT/RW untuk pembuatan dokumen kependudukan guna keperluan pindah domisili.
Dijelakan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutim, Januar Herlian Putra Lembang Alam, bahwa dalam peraturan baru saat ini, pembuatan dokumen kependudukan cukup hanya dengan menyiapkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP-el sebagai syaratnya kepengurusannya.
“Bagi yang sudah punya KK, KTP, Akta-akta, artinya sudah ada dalam databased kependudukan. Maka tidak diperlukan surat pengantar dari RT, Desa atau Kecamatan bila mau pindah dalam atau keluar atau pendatang Kab/Kota bahkan Provinsi,” jelas Kadisdukcapil Kutim. (16/11).
Selanjutnya Januar HPLA mengatakan, peraturan tersebut tertuang dalam Perpres Nomor 96 Tahun 2018 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil yang disahkan pada tanggal 18 Oktober lalu, dan merupakan subtitusi dari Perpres 25 Tahun 2008.
“Sebelumnya tentang persyaratan dan tata cara pendaftaran kependudukan memang masih membutuhkan surat pengantar RT/RW, sekarang tak lagi. Inilah reformasi birokrasi terbaru yang ada di Disdukcapil,” katanya.
Sedangkan posisi RT/RW pada aturan baru, tetap diperlukan dalam pembuatan dokumen Kartu Keluarga untuk pertama kalinya.
“Bagi yang belum punya KK atau dokumen bagi penduduk rentan atau penduduk suku terasing masih diperlukan surat pengantar, karena harus mengisi form F1.01,” terangnya.
Lebih jauh, Ia berharap dengan keluarnya regulasi baru, maka akan membuat masyarakat semakin aktif untuk dapat melengkapi dokumen kependudukannya.
“Semua serba gratis. Jadi tak ada alasan tak membuat. Khususnya KTP,” katanya. ( Tim Ko0minfo/ R A)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *