Gerah Akan Kenakalan Remaja “Ngo-mix” Pemkab Kutim Bentuk Tim Terpadu

21

 

DISKOMINFO PERSTIK- SANGATTA. Prihatin penyalahgunaan obat batuk Komix di Sangatta Kabupaten Kutai Timur yang kian mengkhawatirkan.
Bahkan penyalahgunaannya disinyalir sudah merambah dikalangan pelajar khususnya Anak Baru Gede “ABG”. Yang mana diusia tersebut kebanyakan remaja terbilang labil dan mudah terpengaruhi dibarengi rasa keingintahuan yang besar alias coba-coba.
Bahkan beberapa kali baik masyarakat dan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemkab Kutim mendapat di beberapa areal lahan kosong seperti diseputaran kawasan bukit pelangi, stadion Kudungga didapati banyak bungkusan Komix.
Tidak hanya itu saja pernah masyarakat mencoba mengadukan permasalahan tersebut lewat media sosial “Facebook” dan sempat viral terutama di seputaran jogging track di folder dan stadion Kudungga seorang warga mendapati satu box bungkusan Komix yang sudah dikonsumsi dan mirisnya lagi tak jauh dari box Komix didapati “maaf” celana dalam wanita.
Untuk mengantisipasi kenakalan remaja yang kian parah akibat dampak negatif dari mengkonsumsi Komix maka pada Senin (23/4) berlangsung di ruang Tempudau Kantor Pemerintahan Kabupaten Kutai Timur kawasan Bukit Pelangi Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Kabupaten Kutai Timur sekaligus Wakil Ketua DPRD Kutim H Kasmidi Bulang, ST.MM menggelar pembentukan satuan tugas (satgas) tim terpadu yang turut nantinya menfasilitasi permasalahan kenakalan remaja dengan menyalahgunakan obat batu ” Komix” dan juga narkotika serta obat-obatan terlarang.
Kasmidi Bulang mengungkapkan nantinya tim terpadu meliputi Lembaga Adat, Granat, Polres Kutim, Kodim, Lanal Sangatta, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Disdik, Dispora, KNPI, Bagian Hukum, Satpol PP, Camat dan LPA serta undangan pendukung lainnya.
“Tentunya hal ini harus disikapi dengan serius jangan dibiarkan terlalu lama sehingga remaja yang tergolong pelajar tidak semakin terjerumus dan merabah melakukan hal-hal negatif yang mengarah pada tindak kriminalitas,” ujar Kasmidi Bulang.
Untuk itu pasca pertemuan tahap pertama pembentukan tim terpadu, Kasmidi Bulang akan kembali berkoordinasi dalam waktu dekat guna mengesahkan kewenangan tim terpadu dalam mengantisipasi kenakalan remaja yang ngo-mix maupun bentuk penyalahgunaan narkoba.(Tim Kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *