Forum RT Hadiri Buka Puasa Bersama Rumjab Bupati Kutim Untuk MenJalin Komunikasi Dan Silaturahmi

IMG-20180601-WA0047

 

DISKOMINFO PERSTIK – SANGATTA. Demi mempererat jalinan silaturahmi dengan para ketua RT, maka Ketua Forum RT Basti yang membawahi 300 RT wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Selatan, maka jumat (1/6) menghadiri buka puasa bersama di pendopo Rumjab Bupati Kutai Timur (Kutim) kawasan areal perkantoran Bukit Pelangi Sangatta.
Yang mana pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan dialog interaktif langsung baik dengan Bupati Kutim H Ir Ismunandar, MT Wabup Kutim H Kasimidi Bulang ST.MM dan Sekretaris Kabupaten Kutai Timur (Sekkab) Drs.H.Irawansyah, M.Si.
Ketua Forum RT Basti mengungkapkan agenda berbuka puasa bersama sangat baik dilaksanakan dan hendaknya dapat menjadi agenda rutin.”Komunikasi antar kepala daerah dan jajaran Pemkab Kutim, sangat penting dilakukan.Terutama agar bupati, Wabup dapat lebih banyak mengetahui berbagai permasalahan lingkungan,” ungkap Basti
Selain itu dihadapan Bupati Ismunandar, ada dua hal “point'” penting yang harus di perhatikan.Basti mengharapkan pembayaran honor RT bagi yang belum terselesaikan hendaknya dapat segera diselesaikan sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri. “Kami minta honor RT dapat segera dibayarkan, sebelum hari raya Idul Fitri,”ungkap Basti.
Selain itu Basti mewakili RT meminta Bupati Ismunandar, untuk membangun Tempat Pembuangan Sementara (TPS). “Dulu kami pernah membuang TPS di Munthe namun sepertinya skala – nya hanya 1 di Kabo, kalau bisa ada yang permanen dan dapat difungsikan untuk secara umum,” urainya. Karena menurut Basti apabila tidak diakomodir, tidak menutup kemungkinan banyak warga yang membuang sampah di sembarang seperti di trotoar jalanan misalnya.
Mendengar keluhan para ketua RT, Bupati Ismunandar menjamin dan menegaskan pembayaran honor RT dalam waktu dekat sebelum memasuki Hari Raya Idul Fitri. “Namun saya mendesak agar Administrasi kelengkapan ADD dapat segera dirampungkan,” urai Ismunandar.
Ismunandar juga akan memperjuangkan dana pengelolaan bersama untuk kebutuhan operasional, berbagai program RT sebesar Rp 50 juta. Dan terkait TPS Ismunandar meminta kepada RT perlunya lahan.
Mendengar hal tersebut terkait lambatnya proses ADD, maka Ketua Forum RT bersama perwakilan RT Senin (4/6) akan mendesak kepala desa untuk dapat segera mengurus proses kelengkapan administrasinya, sehingga honor RT dapat segera terbayarkan. “Terkait TPS sudah ada labanya seperti usulan waktu itu di Folder,” urai Basti.
Terkait dana RT sebesar Rp 50 juta yang dikelola secara bersama dan swadaya sangat didukung penuh para ketua RT.
Agenda buka bersama merupakan momen yang sangat diharapkan, serta mendapatkan respon positif oleh Ismunandar bersama Kasmidi dan Irawansyah. “Saya selaku Bupati sejak dulu sudah berniat untuk menjalin komunikasi seperti ini, tentunya agenda buka bersama dengan forum ketua RT dan para ketua RT merupakan kegiatan yang baru pertama kalinya saya lakukan bersama Dinda Kasimidi dan Irawansyah,” tutur Ismunandar.
Yang mana Bupati  mengintruksikan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa ( DPMDes) agar segera memproses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Tahun I 2018. Instruksi Ismunandar ini selain ditujukan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMDesa) juga ditujukan kepada para Camat agar membantu mempercepat pencairan.
“Pencairan DD dan ADD ini diharapkan segera terealisasi supaya pembayaran tunjangan para perangkat desa dan RT juga diberikan”kata Kepala Dinas Pembedayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Suwandi di Sangatta, Rabu, 30/05/2018 lalu menegaskan untuk mempercepat pembayaran maka Camat juga diminta membantu sesuai kewenangannya untuk pencairan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Suwandi menjelaskan dalam instruksi Bupati, seharusnya pencairan ADD dan DD Tahap I sudah terealisasi sebelum atau paling lambat Kamis, 31 Mei 2018 . Berdasarkan SK Bupati tertuang untuk terealisasinya DD dan ADD ini maka, dibentuk Tenaga Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD) di Kecamatan dan Tenaga Ahli (TA) Kabupaten.
Tujuannya untuk jemput bola ke Kecamatan guna membantu jika ada kesulitan di masing-masing Pemerintahan Desa.
Isi surat Bupati Kutim Nomor: 141/269/DPMD-PEMDES tanggal 5 April 2018 perihal Pencairan Dana DD dan ADD 2018, dan surat kepala Dinas DPMDes Kutim Nomor: 416/358/SKT.PEMDES.DPMDes tanggal 7 Mei 2018 perihal percepatan penyusunan APBDes untuk percepatan pencairan DD dan ADD tahun 2018 Kabupaten diturunkan (jemput bola) ke Kecamatan untuk membantu percepatan pencairan DD.
“SK, Camat diinstruksikan segera per tanggal 31 Mei 2018 dana DD dan ADD tahap I harus sudah dicairkan masing-masing desa. Mengingat dana DD tahap I dan tahap ke II sudah di transfer.” katanya. (Tim Kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *