Tutup Usia di 93 Tahun Sultan Aji Muhammad Salehuddin II Karena Sakit

Screenshot_2018-08-05-20-41-44-1

 

DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA – Sultan Aji Muhammad Salehuddin II. senantiasa  menanamkan nilai luhur sebuah pelestarian seni dan budaya melalui event perhelatan Erau Adat Kutai dan International Folk Art Festival (EIFAF) 2018.

Kabar duka  merundung warga Kukar terlebih Kaltim atas kepulangan tokoh adat kesultanan mendiang Almarhum Sultan Aji Muhammad Saleh, Minggu (5/8) pukul 10 Wita, tutup usia.

Berpulangnya Tokoh sesepuh Kesultanan itu membuat segenap masyarakat di Kabupaten Kutai Kertanegara turut merasakan kehilangan yang mendalam.Di karenakan sosok Sultan Aji Muhammad Saleh di penghujung usia yang ke-93 tahun merupakan figur sultan yang bersahaja, sederhana dan dicintai masyarakatnya.

Atas berpulang Sultan Aji Muhammad Saleh Kukar dan segenap masyarakat dirundung duka, seluruh masjid dan musala turut mengumumkan melalui pengeras suara (TOA) akan kepulangan Sultan sekaligus tokoh adat besar yang tiada hentinya terus memajukan berbagai nilai tradisi budaya luhur secara berkelanjutan.

Kepegian ketokohan adat itu tidak hanya mengucang rasa duka  di segenap pelosok Kukar, akan tetapi kabar kepergiannya juga memenuhi ruang media online, medsos. Ucapan belasungkawa silih berganti tertuang dalam page media infornasi sosial termasuk pada page facebook dalam memberikan rasa ungkapan duka cita ” Inalillahi Wainailaihi Rojiun”

Kesan mendalam dan kehilangan turut di rasakan baik oleh keluarga besar Bupati Kutai Timur H Ir Ismunandar, MT beserta istri Wakil Ketua DPRD Kutim Bunda Hj.Encek UR Firgasih, SH, Wabup Kutim H Kasmidi Bulang ST MM dab istri pejabat di Dinas Pariwisata Kutim Bunda Hj. Tirah Satriani, SE MM, Sekkab Kutim Drs. H Irawansyah, MSi  dan jajaran dilingkup Pemkab Kutim.

Mendiang Yang Mulia Datoknda Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Alm Sultan H.Adji Muhammad Salehuddin II , banyak berperan dalam memajukan berbagai pagelaran pentas seni dan budaya di Kutim terutama melalui kesemarakan erau di Kutim.

Berdasarkan keterangan cucu sultan H.Adji Muhammad Salehuddin II,  Raden Dedi,  berpulangnya Sultan ke haribaan Allah Swt saat tengah menjalani perawatan medis di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang.

“Sebelum dirawat di RSUD AM Parekesit, tampaknya beliau kelelahan sehingga berdampak pada kondisi kesehatan yang drastis menurun dan melemah. Akhirnya segera saya beserta keluarga dan kerabat kesultanan lainnya langsung merujuknya ke rumah sakit, tepatnya pukul 09.00 Wita, beliau sempat mendapatkan perawatan medis,” jelas Raden Dedi.

Namun tuhan berkehendak lain akhirnya alm Sultan H.Adji Muhammad Salehuddin II tutup usia di 93 tahun.

Raden Dedi mengungkapkan jenazah beliau sempat dibawa ke kediaman duka di jalan S Parman. “Namun dari hasil musyawarah bersama pihak Kesultanan lainnya sebagai wujud penghormatan terakhir, maka disepakati akan di semayamkan di Kedaton Kesultanan,”beber Raden Dedi.

Sepeningglan berpulangnya Sultan H.Adji Muhammad Salehuddin II, turut meninggalkan Isteri Ratu Aida.
10 orang anak, 24 cucu, dan 12 cicit.

Rencana jenazah sultan akan digelar pelepasan secara adat Kesultanan Kutai dan sakral, dalam mengantarkannya ke akhir pembaringannya yaitu diareal komplek pemakaman para raja-raja yang berada di Museum Istana Kesultanan Mulawarman Tenggarong. (Tim Kominfo / Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *