Membanggakan” Kelompok Toga Syampai Indah Berseri Sangatta Selatan Wakili Kutim Di Tingkat Kaltim

TOGA2-630x420

DISKOMINFO PERSTIK- SANGATTA. Kelompok Tanaman Obat Keluarga  (Toga) Syampai Indah Berseri , Kelurahan Singa Geweh Kecamatan Sangatta Selatan Kabupaten Kutai Timur mewakili Kutim di tingkat Provinsi Kaltim 2018.
Sebelumnya Kelompok Toga Syampai Indah Berseri merupakan percontohan terbaik di Kutim. Untuk membuktikannya, maka tim verifikasi penilaian toga Provinsi Kaltim pada Rabu (23/5) turun langsung memonitoringnya.
Selaku ketua Tim Verifikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim M Maulana Fahmi beserta beberapa perwakilan intansi terkait lainnya dari provinsi. Saat kroscek melakukan penilaian tim dari provinsi turut didampingi Bupati Kutim Ir.H Ismunandar, MT, Wabup Kutim H Kasimidi Bulang ST MM, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutim Bunda Hj.Tirah Satriani, SE.MM, Camat Sangatta Selatan Hj.Hasdiah, Kepala Dinas Kesehatan Kutim Dr. Bahrani.
Ketua Tim verifikasi Dinas kesehatan Provinsi Kaltim M. Maulana Fahmi dan rombongan meninjau lapangan untuk melakukan penilain,didampingi Bupati Kutim Ismundar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Wakil Ketua TP PKK Hj.Tirah Satrianai, Camat Sangatta Selatan Hj Hasdiah, Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr. Bahrani.
Bupati Ismunandar mengungkapkan berjalannya toga dengan pemanfaatan pekarangan rumah, merupakan salah satu bagian program kerja PKK.
“Setiap saya bersama Ketua TP PKK Kutim Bunda Encek Firgasih turun ke lapangan apakah itu di tingkat kecamatan hingga desa, kami bersama para kader PKK terus menyosialisasikannya.Syukur Alhamdulillah dapat terlaksana,” jelas Ismunandar.
Melalui Intruksikan ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, Kader Pokja yang membidanginya akhirnya PKK Kecamatan dan desa membentuk bagian-bagian kelompok Toga-nya.
Pada kesempatan itu Bupati Kutim Ismunandar mengatakan tanaman Toga yang memanfaatkan perkarangan rumah ini dilaksanakan berkelompok dijelaskannya bahwa TP PKK Kabupaten telah mengintruksiskan kepada TP PKK Kecamatan sehingga hampir di 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutim Telah memeiliki kelompok-kelompok Toga.
Bupati mengungkapkan apabila  toga dikelola dengan baik, maka hasilnya dapat lebih produktif. “Banyak olahan hasil toga yang sudah menghasilkan produk dan dirasakan manfaatnya, seperti kelompok toga di Kecamatan Begalon dan Sangatta.Namun dalam perkembangannya ternyata tim penilai Provinsi lebih melirik hasil dari pengelolaan Toga Sangatta Selatan untuk mewakili penilaian di Provinsi,” beber Ismunandar.
Walau demikian Ismunandar bersama ketua TP PKK Bunda Encek Firgasih terus mendorong dan memotivasi kelompok toga lainnya. Dengan harapan di penilaian berikutnya masih banyak kelompok-kelompok toga yang mampu mewakili Kutim di tingkat Kaltim.
“Ada beberapa kecamatan yang telah mengolah dari tanaman Toga menjadi beberapa produk olahan sebagai pemanfaatan Toga diantaranya adalah Bengalon dan Sangatta Selatan, namun berdasarkan penilaian dari Kabupaten ternyata Sangatta Selatan lebih banyak mengolah produk jadi dari tanaman Toga,” terang Ismu sapaan akrab Bupati Kutim.
“Nantinya setelah melalui penilaian di provinsi, barulah hasil penilaian kembali akan kami bawa hingga ke tingkat nasional,”tutur sala satu koordinator tim penilai dari Kaltim.
“Pada hari ini kita (tim verifikasi) sekali gus melakukan penilaian yang sama di tiga tempat, yakni Kabupaten Kutim, Paser dan Berau. Dan dari tiga Kabupaten ini satu akan di pilih untuk mewakili Provinsi ke nasional,” terang  ketua penilaian Kaltim Maulana.
Maulana menegaskan adapun tahapan penilaian di mulai dari provinsi, yang mana penilaian berdasarkan dari surat tembusan kementerian pusat.”Setelah itu kami langsung tindak lanjuti kepada Bupati dan wali kota se-Kaltim,” imbuhnya.
Ismunandar berbagai pengalaman akan jenis pengobatan diluar medis. “Sejak bersekolah dulu jenis produk obat selain medis adalah jamu-jamuan, namun melalui tingkat kreatifitas di tangan para kader PKK kami ternyata banyak juga tanaman menjadi alternatif bagi pengobatan dan sangat zero efek sampinya terlebih khasiatnya baik bagi kesehatan karena dari tumbuh-tumbuhan secara herbal,” ucap Ismunandar kembali.(Tim Kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *