Mendekati Bulan Puasa THM Dan Eks Lokalisasi Kampung Kajang Di Razia Petugas Gabungan

FB_IMG_1525543778820

DISKOMINFO PERSTIK -SANGATTA. Mendekati bulan suci ramadhan, Sabtu (5/5) malam Camat Sangatta Utara M Basuni menggelar razia di wilayah kecamatannya.

Pergerakan razia tepat pukul 23:00 Wita (dini hari) adapun target razia sajam, narkoba, miras dan kartu identitas (KTP).

Giat razia di Sangatta Utara dipimpin langsung Camat Utara M Basuni, Danramil Sangatta Utara Kapten Inf Arif Safardiyanto, Kapolsek Sangatta Utara AKP Slamet Riyadi,SH .

Selain itu razia didukung pula oleh aliansi organisasi Granat, adapun personel yang terlibat Koramil menurunkan 6 anggotanya, Polsek Sangatta Utara menurunkan 10 anggota, kecamatan 5 pegawai dan granat 5 anggota.

Titik pertama pergerakan razia petugas gabungan menyasar eks lokalisasi hiburan Kampung Kajang, walau dinyatakan ditutup namun pada kenyataannya masih beroperasi secara terselubung hal ini terbukti melalui jalannya razia petugas mendapati beberapa barakan plus kamar mesum masih buka secara terang-terangan, pub Anda, Hotel Golden, cafe Excecutive yang kesemua berada di Jl. Ery suparjan Keyamukan Sangatta Selatan.

Dari hasil razia petugas turut menyita miras jenis bir bintang sebanyak 55 botol, miras Porst putih 150 botol, bir Guiness hitam 17 botol, Smirnoff Apple 32 botol, Ucelaud vodka 1 botol full, degan kadar kandungan alkohol variatif 0 sampai dengan 5 persen.

Camat Sangatta Utara Basuni mengatakan razia demi cipta kondisi jelang mendekati bulan suci Ramadan. “Saya juga mengimbau kepada para pengelola kafe tiga hari sebelum memasuki bulan suci Ramadan kami harapkan semua tempat hiburan seperti pun, cafe, diskotik, karoke, massage diwajibkan tidak beroperasi,” tegas camat Utara.

Lantas bagaimana sanksi tegas, apabila nantinya didapati thm yang kedapatan masih beroperasi tiga hari sebelum puasa? “,Kami akan layangkan surat teguran (peringatan 1,2,3) hingga pencabutan ijin operasi seperti penyegelan,” sontak tim gabungan.

Selain menyita ratusan miras berbagai merk, petugas juga memeriksa identitas baik pengunjung, ladies night, sexsy dance, pramusaji dan karyawan THM lainnya.

Penyitaan berlandaskan dasar hukum KUHP Dalam kitab undang-undang hukum pidana (KUHP)  mengatur mengenai masalah penyalahgunaan Minuman Keras (Khamar), alkohol atau tindak pidana minuman keras yang tersebar dalam beberapa pasal, antara lain pasal 300; pasal 492; pasal 536; pasal 537; pasal 538; pasal 539 KUHP. Adapun bunyi pasal-pasal tersebut adalah sebagai berikut[1] :

a. Pasal 300 KUHP :

Dengan hukuman penjara selama-lamanya satu tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 4.500,- di hukum :

1.         Barang siapa dengan sengaja menjual atau menyuruh minum minuman-minuman yang memabukan kepada seseorang yang telah kelihatan mabuk.

2.         Barang siapa dengan sengaja membuat mabuk seseorang anak yang umurnya dibawah 18 tahun.

3.         Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dengan sengaja memaksa orang akan minum-minuman yang memabukkan

4.         Kalau perbuatan itu menyebabkan luka berat pada tubuh, sitersalah dihukum penjara selama-lamanya tujuh tahun.

5.         Kalau perbuatan itu menyebabkan orang mati, sitersalah dihukum penjara selama-lamanya sembilan tahun.

6.         Kalau sitersalah melakukan kejahatan itu dalam jabatan ia dapat dipecat dari pekerjaan itu.

Pada kesempatan itu Camat Basuni turut mengucapkan terima kasih mendalam kepada FKPD yatitu dari TNI (Makoramil) dan Polsek Sangatta Utara.(Tim Kominfo/Aji)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *