Dandim 0909 Sangatta, TNI Netral Tidak Terlibat Politik Praktis

Dandim-0909-Sangatta-Letkol-Inf.-Kamil-Bahren-Pasha

 

DISKOMINFO PERSTIK – SANGATTA. Dinamika Pilkada serentak pada 2018 diwarnai dengan majunya para kandidat yang memiliki latar belakang TNI dan Polri. Majunya para kandidat tersebut bukanlah hal yang baru, karena dalam Pilkada yang lalu juga terdapat para kandidat yang berasal  latar belakang militer. Untuk itu anggota TNI harus tetap menjaga netralitas nya di tengah kanca perpolitikan saat ini.
Dandim 0909 Sangatta, Letkol Inf. Kamil Bahren Pasha, menekankan bahwa sikap TNI selalu netral dan tidak terlibat dalam politik. Untuk itu di tahun politik seperti sekarang ini, Dandim kembali mengingatkan kepada anggotta jajaran Kodim 0909 Sangatta agar tidak turut serta dalam berpolitik.  menurutnya jika ada anggota TNI yang ingin berpolitik harus segera mengundurkan diri terlebih dahulu.  Dirinya pun selalu mengingatkan kepada jajaran di bawahnya agar tetap netral untuk tidak memihak kepada pasangan calon mana pun yang akan mengikuti pertarungan pemilukada nanti. Dirinya pun mengakui akan mengenakan sanksi kepada para anggota yang terlibat.
“Kita (TNI) netral dan hukumnya sudah jelas tidak memihak kepada siapapun. Di dalam kedudukannya, kami hanya menjaga kestabilan keamanan Kutai Timur. Kalau anggota ingin terlibat politik praktis silahkan keluar terlebih dahulu dari TNI. Jika anggota aktif terlibat, akan kami berikan sanksi tegas” Ujar pria berpangkat Letkol tersebut.
Untuk diketahui, larangan TNI aktif untuk tidak boleh berpolitik diatur dan di amanatkan yang tercantum dalam Undang-undang Dasar 1945 No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. Pasal 39 Ayat 2 UU TNI menyebutkan bahwa “Prajurit dilarang terlibat dalam kegiatan politik praktis.” Penegasan tentang larangan untuk berpolitik di dalam UU TNI ini sesungguhnya mensyaratkan kepada para anggota TNI untuk tidak melakukan langkah-langkah politik dalam ruang publik sebelum mereka mengundurkan diri. Dengan kata lain, sepanjang mereka masih aktif menjadi anggota TNI maka seharusnya mereka tidak boleh melakukan kampanye politik, deklarasi politik, pemasangan atribut politik seperti baliho dan langkah-langkah politik lainnya. (Tim Kominfo/ RA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *