Thu 02/04/2026
  Admin Berita Berita

RSUD Muara Bengkal Resmi Operasikan Ruang Bedah, Tujuh Dokter Spesialis Siap Layani Masyarakat

MUARA BENGKAL - RSUD Muara Bengkal terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan sejak mulai beroperasi pada 2024. Kehadiran rumah sakit ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Muara Bengkal dan wilayah sekitarnya.

Memasuki tahap pengembangan layanan, pada Rabu (01/04/2026), RSUD Muara Bengkal secara resmi mulai mengoperasikan ruang bedah. Momentum ini ditandai dengan keberhasilan pelaksanaan operasi perdana yang dilakukan oleh tim kamar operasi (OK), dipimpin oleh dr. James Setiady dan dr. Fendy Frans Elya Cohen Manalu, bersama tim medis yang terdiri dari Umam, Rudini, Tomi, Arif, dan Ishak.

Adapun tindakan medis yang dilakukan meliputi kasus obstetri dan ginekologi berupa tindakan curretage terhadap abortus inkomplit, serta pada kasus bedah umum berupa fraktur digiti III manus sinistra dan cedera remuk (crush injury) pada tangan.

Direktur RSUD Muara Bengkal, dr. Andriansyah, menyebut pencapaian ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan rumah sakit. Dengan beroperasinya ruang bedah, masyarakat kini tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan tindakan operasi.

“Ini menjadi langkah besar bagi kami dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan berdampak langsung terhadap keselamatan serta kesembuhan pasien,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pengembangan layanan di RSUD Muara Bengkal, di antaranya Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, dr. Jaya Muslimin serta Kepala Dinas Kesehatan Kutim, dr. Yuwana Sri Kurniawati atas bimbingan, dukungan, dan fasilitasi yang diberikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menyampaikan bahwa RSUD Muara Bengkal saat ini telah didukung oleh tujuh dokter spesialis, yaitu spesialis penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, anestesi, radiologi, serta patologi klinik. 

“Empat layanan dasar dan tiga layanan penunjang ini telah tersedia melalui sistem penugasan khusus,” jelasnya saat dihubungi awak media.

Lebih Lanjut, dr. Yuwana menjelaskan, adanya layanan dokter spesialis di RSUD Muara Bengkal ini merupakan wujud nyata program prioritas bupati yaitu mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat terpencil.

Ia menambahkan, pembiayaan insentif tenaga medis dilakukan melalui skema kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

“Pembiayaan dilakukan dengan sistem sharing cost antara provinsi dan kabupaten. Dengan demikian, pelayanan dapat terus berjalan optimal,” lanjutnya.

Kemudian dirinya juga menegaskan bahwa keberadaan layanan spesialis ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat lebih luas tanpa harus dirujuk ke luar daerah, Masyarakat Muara Bengkal dan lima kecamatan di sekitarnya kini dapat mengakses layanan rawat inap oleh dokter spesialis tanpa harus ke Sangatta atau bahkan Samarinda.

“Rujukan hanya dilakukan untuk kasus-kasus yang memang memerlukan penanganan lanjutan di rumah sakit dengan fasilitas lebih tinggi,” pungkasnya.



 Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.