Thu 12/03/2026
  Admin Berita Berita

933 Personel Gabungan Siap Amankan Idul Fitri 1447 H di Kutai Timur



SANGATTA – sebanyak 933 personel gabungan, yang terdiri dari 432 personel Polri, 141 personel TNI, serta 360 personel dari pemangku kepentingan dan elemen masyarakat siap diterjunkan untuk pengaman pengamanan menjelang dan selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

Hal itu di sampaikan langsung oleh  Kepala Kepolisian Resor Kutai Timur (Polres Kutim) AKBP Fauzan Arianto, usai memimpin apel Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Lapangan Polres Kutim, Kamis (12/03/2026)


“Polres Kutai Timur bersama pemangku kepentingan terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara optimal melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idul Fitri,”ujar AKBP Fauzan Arianto saat penyampaiannya setelah Apel Operasi Ketupat Mahakan 2026, Kamis, (12/03/2026).


Polres Kutai Timur juga menyiapkan tujuh pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis. Pos tersebut terdiri dari satu pos terpadu di Simpang 3 Pendidikan Sangatta Utara, dua pos pengamanan di Pantai Kenyamukan dan Teluk Lombok Sangkima Sangatta Selatan, serta empat pos pelayanan yang berada di Jalan Poros Sangatta–Bontang Teluk Pandan, Simpang 3 Perdau Bengalon, Simpang 3 Hotel Mesra Jembatan Sangkulirang, dan Bundaran SP4 Kombeng.

Pos-pos tersebut didirikan untuk menjamin keamanan berbagai objek pengawasan serta memantau pergerakan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Untuk pengamanan kegiatan keagamaan, kepolisian juga akan melakukan pengamanan rute malam takbiran serta pelaksanaan Salat Idul Fitri di 155 masjid dan 107 lapangan yang tersebar di wilayah Kutai Timur.

Di sisi lain, patroli dan pengawasan rutin juga akan ditingkatkan. Polres Kutai Timur menurunkan Satgas Pangan setiap hari guna melakukan monitoring dan patroli di gudang-gudang sembako. Selain itu, patroli juga akan dilakukan di pemukiman warga yang ditinggal mudik, terminal, bandara, jalur mudik, jalur poros, titik rawan kecelakaan lalu lintas, bencana, maupun potensi kriminalitas.

Pengawasan juga akan difokuskan di pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan, pasar tradisional, mal, supermarket, minimarket, tempat wisata, serta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).selain itu, dalam mendukung keamanan dan pelayanan kepada masyarakat, Polres Kutai Timur juga menghadirkan sejumlah inovasi. Salah satunya adalah layanan penitipan kendaraan gratis di Polres, Polsek, dan Pos Polisi dengan syarat menunjukkan KTP dan STNK asli beserta fotokopinya.

Selain itu, kepolisian juga menyiapkan mini command center di Polres Kutai Timur dan Pos Pendidikan untuk memantau pergerakan arus lalu lintas secara real-time yang terintegrasi dengan CCTV milik Kominfo Kutai Timur. Pengawasan lalu lintas juga akan didukung dengan patroli drone atau udara, khususnya untuk memantau jalur rawan kemacetan seperti di wilayah Sangatta hingga Teluk Pandan.



Kemudian, pihaknya juga menghadirkan mobil Gerakan Pangan Murah yang ada di Polsek Sangatta Utara, termasuk rest area di Polsek, Pos Polisi, dan pos pengamanan yang dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat.

AKBP Fauzan Arianto juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri, juga meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama, menghindari balap liar dan pembakaran petasan secara berlebihan, tertib berlalu lintas, serta memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan saat mudik.

“sehingga terwujud untuk mudik tahun ini yang aman dan keluarga yang bahagia,”pungkasnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Kutai Timur juga menyediakan layanan hotline 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau mengalami kendala selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.


Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.