SANGATTA - Kabar gembira bagi Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), tahun ini, bakal menerima insentif Hari Raya. Hal itu dipastikan langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman bahwa seluruh tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kabupatem (Pemkab) Kutim akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR).
"Oh ya, kita sudah siapkan itu (THR), informasi dari pak Sekda sudahada. Namanya Insentif Hari Raya (ITH)," ujar Ardiansyah, kepada awak media di Ruang kerjanya, usai menerima audiensi dari Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kabupaten Kutim, Selasa(11/04/2023) pagi.
Kebijakan ini, sambung Ardiansyah sekaligus untuk merespon pernyataan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor sebelumnya, terkait arahan bagi Kabupaten dan Kota di Kaltim, agar memberikan THR kepada seluruh tenaga honorer.
"Berapa nominalnya, nah langsung tanya ke pak Sekertaris Daerah (Sekda) aja ya, beliau kan ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah)," ucap Ardiansyah sambil tersenyum.
Dikonfirmasi secara terpisah, Sekda Kutim, Rizali Hadi membenarkan pernyataan Bupati Ardiansyah tersebut. Bahwa Pemerintah sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,5 juta bagi tenaga honorer di lingkup Pemkab Kutim sebagai insentif THR.
"Kita upayakan sebelum cuti bersama sudah diberikan (THR)," ucap mantan Kadishub Kutim ini.
Terkait besaran angka yang akan diberikan nantinya, tidak sesuai dengan pernyataan Gubernur Kaltim Isran Noor, yakni setara dengan sebulan gaji tenaga honorer. Rizali menjelaskan, tidak bisa dilakukan karena menyesuaikan dengan kemampuan keuangan yang berbeda di masing-masing wilayah.
"Setelah kita hitung, ternyata kemampuan kita hanya di angka Rp 1,5 juta," terang Rizali.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.