SANGATTA - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana kerja pembangunan daerah (RKPD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2024 resmi dibuka Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Selasa (04/4/2023) di Ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, Sangatta.
Turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Ketua PRD Kutim Joni dan para Anggota DPRD Kutim, perwakilan Kemendagri wilayah 3, Anggota DPRD Provinsi, Sekretaris Bappeda Provinsi Kaltim, para kepala Perangkat Daerah (PD), Camat, Forkopimda, Forum Anak serta undangan lainnya.
“Seiring dengan waktu, kita harus berpacu dengan berbagai acuan-acuan yang ada dan memang memeras otak. Untuk itu, kita harus betul-betul mampu menjadikan Musrenbang yang implementatif. Sehingga tidak hanya sekedar sebagai sebuah lip service yang oleh beberapa kepala desa yang lalu mengatakan tidak ada manfaatnya Musrenbang. Tapi lagi-lagi sudah saya mengklarifikasinya,” ucap Ardiansyah dalam sambutannya.
Ardiansyah menambahkan, proses Musrenbang dilakukan secara berjenjang dan bersifat holistik, tematik, integratif dan spasial. Kegiatanya sudah dimulai sejak Musrenbangdes, Musrenabngcam hingga Musrebang tingkat Kabupaten.
“Dan kita ketahui bahwa semuanya itu mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2022 yang tematiknya sudah jelas setiap tahun. Sampai nanti tahun 2024 yaitu yaitu Penguatan Ekonomi Kerakyatan. Oleh karenanya, kita butuh kekuatan, kita butuh semangat untuk betul-betul menjadikan tema itu sebagai sasaran dari pembangunan kita yang akan datang,” tegas orang nomor satu di Pemkab Kuti mini.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab Kutim saat ini gencar memberikan dorongan pelaku ekonomi kerakyatan untuk terlibat dalam berbagai event. Seperti Dinas Koperasi, melakukan kegiatan bazar di semua Kecamatan, yang sudah dimulai beberapa waktu yang lalu dan nanti berakhir pada bulan Oktober 2023.
“Bukan tanpa alasan yang jelas. Sebab instruksi bapak Presiden agar lebih mengedepankan ekonomi kerakyatan, dengan memberikan ruang dan waktu kepada mereka. Ini juga merupakan amanat beliau pada acara pertemuan Forkopimda se-Indonesia beberapa waktu lalu di Sentul,” pungkasnya.
Penulis : Wak Hedir
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.