Wed 28/01/2026
  Admin Berita Berita

Dari Paskibraka Nasional ke Ketua DPPI Kutim, Sunnu Wahyudi Ukir Prestasi




SANGATTA – Namanya Sunnu Wahyudi. Siswa kelas XII SMK Negeri 2 Sangatta Utara ini kembali menorehkan prestasi membanggakan. Setelah mengharumkan nama Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2024, kini Sunnu dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Ketua Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Kutai Timur periode 2025–2029.

Putra pasangan Siswoyo dan Sulistyowati tersebut resmi dikukuhkan oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. DPPI sendiri merupakan organisasi yang menaungi para purna Paskibraka yang ditetapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Organisasi ini bertugas menjadi teladan serta penggerak dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menumbuhkan kepribadian luhur generasi muda, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022.

“Perasaannya tentu sangat bangga dan senang. Namun di balik itu semua, ini adalah tanggung jawab besar. Setelah dilantik, kami harus menjalankan program kerja dan melanjutkan pembinaan kepada adik-adik Paskibraka,” ujar Sunnu, Rabu (28/01/2026).

Menurutnya, tugas Paskibraka tidak berhenti pada momen pengibaran bendera saat peringatan Hari Kemerdekaan maupun Hari Lahir Pancasila. Lebih dari itu, Paskibraka memiliki peran penting dalam pembinaan karakter serta penguatan nilai-nilai kebangsaan secara berkelanjutan.

“Setelah menjadi Paskibraka, ada tanggung jawab lanjutan untuk membina, memberi teladan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Itu yang akan kami jalankan ke depan,” jelasnya.

Pria kelahiran 19 Januari 2008 ini juga menceritakan perjalanan hidupnya hingga berhasil menembus Paskibraka tingkat nasional. Berangkat dari keyakinan dan impian besar, serta dukungan doa kedua orang tua yang berlatar belakang keluarga sederhana—ayahnya bekerja sebagai karyawan swasta dan ibunya berjualan es—Sunnu mampu mewujudkan cita-cita yang selama ini ia impikan melalui kerja keras dan ketekunan.

“Awalnya saya tidak tertarik menjadi Paskibraka. Justru kakak saya yang mendorong untuk mencoba karena tinggi badan saya memenuhi syarat. Setelah dijalani, ternyata memberikan kesan dan pengalaman yang luar biasa,” kenangnya.

Di sisi lain, Sunnu juga memiliki harapan besar untuk membanggakan orang tua dan keluarganya yang selama ini memberikan dukungan penuh serta kepercayaan terhadap potensi yang ia miliki.

“Di keluarga saya belum ada yang pernah menjadi Paskibraka. Alhamdulillah, saya bisa menjadi salah satu yang lolos hingga tingkat nasional,” tuturnya.

Kini, setelah diberikan amanah menakhodai DPPI Kutai Timur, Sunnu bertekad menjalankan tanggung jawab tersebut dengan penuh dedikasi. Ia ingin menjadikan DPPI sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalisme, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Selain itu, Sunnu juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk membawa DPPI menjadi salah satu mitra strategis pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya di bidang pembinaan generasi muda, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta pengamalan ideologi Pancasila di tengah masyarakat.



Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.