SANGATTA -
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar acara Forum Perangkat Daerah bersama Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemkab Kutim.
Acara yang digelar di Ruang Pertemuan DPPPA Kutim, Jum'at (24/3/2023) tersebut, salah satu tujuannya adalah menyampaikan nomenklatur DPPPA sesuai tugas pokok dan fungsinya yang kini telah menjadi tipe A, termasuk penyampaian indikator Kabupaten Layak Anak (KLA).
"DPPPA Kutim sudah menjadi tipe A, berarti Bidangnya ikut bertambah, di pertemuan ini masing-masing bidang memaparkan program dan kegiatan 2023 dan rencana kegiatan 2024, serta indikator KLA," ujar Kepala DPPPA Kutim dr Aisyah saat membuka kegiatan ini.
Sementara itu, dari pihak RSUD Kudungga yang turut hadir di acara Forum Perangkat Daerah ini adalah Kabid Keperawatan Yuliana Kala Lembang dan kabid Yanmed serta dua orang lainnya.
Yuliana mewakili RSUD Kudungga menyampaikan selamat kepada DPPPA yang kini sdh menjadi tipe A. Terkait indikator KLA pihaknya akan mengirimkan data perawatan perempuan dan anak yang di layani RSUD sesuai permintaan.
"Kedepan kami juga mohon adanya Sosialisasi Rumah Sakit Ramah Anak serta penguatan Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) sehingga kami juga dapat berkontribusi terhadap capaian KLA Kutim yang akan datang," ujarnya.
Penulis : Daus
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.