
Fokus Promotif dan Preventif, Puskesmas Teluk Lingga Optimalkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
SANGATTA – Sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama di wilayah perkotaan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Teluk Lingga terus mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan status sebagai Puskesmas rawat jalan, instansi ini fokus pada upaya pencegahan dan peningkatan derajat kesehatan warga.
Kepala BLUD Puskesmas Teluk Lingga, drg. Sri Endrayati, mengungkapkan bahwa rata-rata kunjungan harian mencapai angka yang cukup signifikan. Jumlah ini didukung oleh basis data kepesertaan jaminan kesehatan yang besar di wilayah kerja mereka.
"Pasien bisa kisaran 100 sampai 200 orang setiap harinya, kecuali dikondisi tertentu dibawah 100, karena peserta BPJS kami mencapai 30.000 lebih," ujarnya kepada awak media, Senin (23/02/2026).
Untuk menunjang pelayanan tersebut,
Puskesmas yang baru saja memiliki gedung baru yang lebih representatif dan diresmikan oleh Bupati Arsiansyah Sulaiman ini juga sudah didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang cukup. Dimana sebanyak 78 pegawai siap memberikan layanan. Dengan komposisi lima dokter umum serta dua dokter gigi serta tenaga perawat dan administrasii.
"Alhamdulillah sanggup, tapi karena kami sudah BLUD, ke depannya jika ada penambahan pasien, kami diperbolehkan merekrut tenaga non-ASN," tambahnya.
Terkait fasilitas, gedung ini telah dilengkapi dengan alat ultrasonografi (USG) dan dua kursi periksa pada poli gigi. Sistem pelayanan pun kini telah menerapkan Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan sistem klaster yang melayani siklus hidup dari Ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lansia, baik di dalam gedung maupun di luar gedung.
Menurut Sri, pembagian tugas ini sangat penting mengingat fungsi Puskesmas yang tidak hanya menunggu pasien di tempat, tetapi juga aktif melakukan intervensi ke lapangan untuk menangani berbagai kasus kesehatan masyarakat.
"Petugas kami banyak yang ke lapangan untuk menjalankan program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit ( P2P) karena sebagai pelayanan kesehatan primer, Puskesmas memang difokuskan untuk kegiatan promotif dan preventif", pungkasnya.
Penulis : Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.