SANGATTA- Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengatakan kelulusan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup bagi seorang siswa. Setelah mampu menyelesaikan satu jenjang tahap pendidikan.
Mereka akan segera menghadapi tantangan hidup sesungguhnya. Dimana jalan panjang yang penuh tantangan sekaligus peluang
untuk menghadapi dunia baru saja dimulai.
Ia menyebut, kehidupan ke depan yang semakin dinamis, ada beberapa hal penting yang perlu persiapkan sejak sekarang. Persiapan ini, menurutnya, tidak hanya sebatas kemampuan akademik, tetapi juga mencakup kesiapan diri secara menyeluruh, agar proses transisi dari lingkungan sekolah ke dunia kampus maupun ke lingkungan kerja dapat berjalan dengan lebih lancar dan penuh kesiapan.
"Yang pertama adalah mental dan mindset. Kalian harus mulai membangun kemandirian dan kedisiplinan serta kemauan untuk aktif belajar., " ucap pesan Wabup Mahyunadi saat menghadiri pelepasan siswa SMAIT Daarussalaam di gedung Wanita, Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (15/04/2026)
Kedua, kemampuan dasar seperti manajemen waktu akan sangat membantu kalian dalam mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan berbagai tugas. Selanjutnya, soft skills. Kemampuan berkomunikasi, bekerja sama dalam tim, dan memiliki rasa percaya diri menjadi bekal penting, karena dunia kampus maupun dunia kerja tidak hanya menuntut kecerdasan, tetapi juga kemampuan bersosialisasi dan beradaptasi.
"Terakhir, milikilah arah dan tujuan yang jelas dalam menempuh pendidikan, agar kalian tetap fokus, tidak mudah terpengaruh., " ucap Wabup Mahyunadi.
Dihadapan Kepala Disdikbud Kutim Mulyono dan undangan, pria berkacamata ini juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki komitmen serius untuk terus membangun sumber daya manusia berkualitas melalui berbagai kebijakan strategis. Diantaranya dengan hadirnya beasiswa Kutim Tuntas, Stiimulan dan Beasiswa Emas. Termasuk bantuan berbagai perlengkapan sarana dan prasarana sekolah yang lengkap bagi seluruh satuan pendidikan di Kutim.
Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa tidak ada lagi anak-anak Kutai Timur yang terhalang untuk melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik.,"pungkasnya.
Diketahui, kegiatan yang mengusung tema Trivenza From Dream to Destiny atau Dari Mimpi menuju Takdir” ini sebanyak 35 siswa dari yang terdiri dari dua jurusan yakni IPA serta IPS dan merupakan siswa siswi angkatan ke III dari sekolah yang baru saja menerima akreditasi B tersebut.
Penulis : Tejho
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.