SANGATTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Rizali Hadi mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (20/6/2002) secara virtual di ruang Live Room Diskominfo Perstik.
Selain Sekda Rizali Hadi, turut hadir Syahfur, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Muhammad Muhir, perwakilan Dinas Pendidikan, BPKAD dan undangan lainnya.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi dalam upaya mendorong percepatan realisasi atau penyerapan APBD 2022 untuk mendorong pemulihan ekonomi dalam pelaksanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.
Rakor percepatan realisasi APBD 2022 tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri RI Dr Suhajar Diantoro dengan didampingi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri RI Dr A Fatoni.
Usai mengikuti Rakor, Sekda Rizali Hadi mengatakan maksud kegiatan ini Kemendagrimelakukan monitoring dan evaluasi terhadap percepatan realisasi anggaran tahun 2022.
Ia menyebut sampai saat ini dari laporan yang diterima per 18 Juni 2022, APBD Kutim baru terserap 25 persen. Serapan ini termasuk kategori yang rendah sedang.
"Namun dari sisi penerimaan, Kutim cukup tinggi dari ketersediaan anggaran di Bank. Artinya tidak ada masalah dari sisi penerimaan. Untuk sisi belanja pegawai juga kita (Kutim) tidak ada masalah,” ujar Rizali.
Terkait hal tersebut, dirinya mengatakan dalam waktu dekat akan mengadakan rapat koordinasi dan pengendalian kegiatan bersama OPD-OPD agar bisa lebih memacu penyerapan atau realisasi anggaran kegiatan.
Penulis : Daus
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.