(RESPON POSITIF : Wabup Kutim Kasmidi saat pimpin rakor
bupati wabup bersama SKPD dan Camat se-Kutim tanggap positif disiagakan anggota
Pol PP di beberapa intansi yang rawan.TIM DISKOMINFO PERSTIK KUTIM)
DISKOMINFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA – Dalam mendukung
tingkat pengamanan di intansi Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Kutai Timur,
maka Kadis PU Aswandini Eka Putra saat menghadiri coffe morning, Senin (13/05)
2019 di ruang Meranti mengusulkan kepada Wakil Bupati Kutai Timur H Kasmidi
Bulang ST MM, agar dapat mengkomunikasikan ketersediaan personil pengamanan
dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kutim.
Kebutuhan akan personil Satpol PP merupakan tindaklanjut
dari aksi penyegelan ruang bagian perlengkapan lantai III gedung Pemkab Kutim.
Yang mana penyegelan terjadi dampak dari belum terselesaikan piutang bbm belum
lama ini.
Aswandini menegaskan selama ini dinas PU dari segi
pengamanan menggunakan tenaga keamanan sekuriti. “Jadi saya rasa perlu pak
wabup agar PU dapat dijaga Pol PP, demi kelancaran keberlangsungan jalannya
birokrasi pelayanan di dinas kami,” terangnya.
Terkait
perihal akan kebutuhan tenaga Satpol PP di beberapa itansi pemerintahan, maka
Kasmidi -sapaannya- langsung merespon positif. “Masukan yang baik, oke nanti
kita koordinasikan dengan Satpol PP, jika perlu difungsikan dari staff saja
yang kurang maksinal kerjanya nanti SK-nya dapat di rubah saja ke Pol PP,”
tutur Wabup Kasmidi. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.