KALIORANG - Jumat (03/06/2022), Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang didampingi istri tercinta Satriani menghadiri Pengajian Rutin Majelis Taklim An-Nisa, yang dipusatkan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutim.
Wabup dalam kesempatan tersebut sangat senang dan bangga, lantaran melihat kaum hawa dan masyarakat sekitar antusias mengikuti pengajian.
"Saya mewakili pemerintah daerah tentu bangga dan mendukung penuh kegiatan pengajian yang diadakan majelis taklim An-Nisa ," ujarnya.
Kasmidi menambahkan dengan adanya majelis seperti ini, membuat daerah menjadi kondusif. Karena adanya pengajian-pengajian dan perkumpulan yang sangat positf.
"Dengan pengajian pastinya selain mendapat ibadah, amal, kita juga mendapat informasi baik secara umum juga secara agama yang kita dapat pada hari ini," ucapnya.
Lebih lanjut orang nomor di Kutim menuturkan, dengan kegiatan seperti ini, hubungan silahturahmi yang baik pasti akan terjalin terus dan toleransi sesama umat beragama juga terjaga dengan baik.
"Alhamdulillah, di Kecamatan Kaliorang selain muslim, hampir semua agama yang diperbolehkan di negara kita ada disini. Itulah bentuk dari toleransi beragama yang sudah kita bentuk dan Kaliorang ini dari dulu hingga sekarang cukup kondusif," imbuhnya.
Dalam kegiatan pengajian tersebut diisi dengan tausiah oleh imam besar Masjid Islamic Center Samarinda, Kyai H Muhammad Rasyid. (*)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.