
Optimalkan Peran Posyandu, Pemkab Kutim Fokus Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak
SANGATTA – Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim). Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan program yang menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak sejak usia dini.
Salah satu bentuk nyata penguatan tersebut adalah optimalisasi peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di seluruh desa dan kelurahan. Kehadiran posyandu menjadi garda terdepan dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal melalui pemantauan kesehatan rutin, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, serta pemberian vitamin dan makanan tambahan.
“Melalui Posyandu, kita bisa menjangkau masyarakat secara langsung. Ini menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan stunting, peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta penguatan kesadaran hidup sehat,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman sesaat sebelum meresmikan gedung Posyandu Flamboyan desa Singa Gembara, Sangatta, Rabu (25/02/2026).
keberadaan Posyandu, menurut orang nomor satu di Kuti mini, tidak hanya sebatas tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan keluarga. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan kapasitas kader Posyandu, baik melalui pelatihan, pendampingan, maupun dukungan sarana dan prasarana.
“Seluruh masyarakat merasakan manfaatnya Posyandu ini. Terlebih saat ini dengan adanya program MBG (Makan Bergizi Gratis) semakin menambah dampak positif adanya Posyandu ini,”ungkap Bupati Ardianysah.
Ditempat yang sama, Ketua Pembina Posyandu, Ny Siti Robiah Ardianysah meminta agar seluruh kader Posyandu terus mengoptimalkan peranya dalam memberikan pendampingan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, dirinya juga menekankan agar Standar pelayanan Minimal (SPM) tetap menajdi acuan utama dalam meberikan layanan kepada masyarakat. Diketahui saat ini Posyandu menerapkan pendekatan 6 SPM meliputi, Kesehatan, Pendidikan, pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman ,Ketertiban Umum dan perlindungan masyarakat dan Sosial
Diketahui, Gedung posyandu Flamboyan berdiri diatas lahan seluas 10 x 5 meter dibangun melalui program Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp 168 juta.
Penulis : Tejho
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.