Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Paguyuban Borneo Putro Legowo Gelar Silaturahmi di Ruang Kerja Bupati Kutim

Paguyuban Borneo Putro Legowo Gelar Silaturahmi di Ruang Kerja Bupati Kutim

DISKOMINFO PERSTIK KUTIM,SANGATTA - Untuk membangun komunikasi dan melestarikan kebudayaan kesenian Jawa yang ada di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Dewan Pengurus Paguyuban Kesenian Jawa Jaranan Borneo menyambangi Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di ruang kerjanya, Selasa (19/01/2022).

Dalam kesempatan ini, Pimpinan kesenian Jaranan Borneo Putro Legowo Kutim, Angga Saputra didampingi Bopo Mukidi, Muhammad Kahfi, dan Bopo Mariyanto mengungkapkan harapannya sebagai pelestari kesenian budaya dapat bersinergi dengan Pemkab Kutim dalam menunjang program visi dan misi pemerintah terkait kesenian, salahsatunya kesenian budaya Jawa yang ada di Kutim.

“Kami sedang mempersiapkan rencana kegiatan HUT paguyuban Borneo Putro Legowo yang akan dilaksanakan pada bulan Februari mendatang, Kami  akan mengundang Bupati Kutim, mantan Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek, bersama ketua IKJ dan tokoh-tokoh masyarakat yang ada di Kutim," beber Angga.

Terkait rencana kegiatan tersebut, Bupati Ardiansyah menyetujui dan bersedia membuka agenda kegiatan serta bersedia sebagai Dewan Pembina Paguyuban Borneo Putro Legowo.

Angga Saputra juga menuturkan bahwa sudah menyerahkan blangkon dan baju adat kesenian yang akan dipakai oleh bupati secara langsung. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.