SANGATTA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.
Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim Rizali Hadi mengatakan, sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah bersama lintas sektor, termasuk melalui operasi pasar sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan harga dan mengantisipasi tekanan inflasi.
“Beberapa aktivitas secara lintas sektor sudah kita lakukan, baik operasi pasar yang berkaitan dengan penanganan inflasi maupun kebijakan daerah yang akan kita susun terkait objek-objek yang menjadi titik berat dan berpotensi menimbulkan inflasi di daerah ini,” ujar Rizali usai mengikuti Rapat pengendalian Inflasi Daerah bersama lintas Kementrian secara virtual, Senin (10/08/2026)
Menurutnya, ke depan koordinasi antarsektor akan dilakukan secara lebih intensif. Pemerintah daerah bersama instansi terkait akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi untuk mengidentifikasi sekaligus mengantisipasi berbagai faktor yang berpotensi memicu inflasi.
Rizali menegaskan, meskipun beberapa komoditas terutama Bawang putih mengalami kenikan harga. Namun saat ini, secara keseluruhan kondisi harga kebutuhan pokok di Kutim masih relatif stabil. Belum terdapat lonjakan harga bahan pokok yang melebihi standar kewajaran.
“Untuk saat ini kondisi di daerah kita tetap stabil, tidak ada lonjakan-lonjakan bahan pokok yang nilainya melebihi standar yang ada. Kestabilan ini yang perlu kita jaga,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan koordinasi dan komunikasi aktif menjadi langkah penting agar setiap potensi kenaikan harga dapat segera diantisipasi. Pemerintah daerah juga akan terus mendorong sinergi lintas sektor untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga.
“Ke depan kita perlu lebih kuat lagi untuk berkoordinasi dan berkomunikasi aktif, supaya inflasi yang terjadi di daerah ini bisa dikendalikan,” pungkas Rizali.
Penulis : Tejho
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan