Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Silaturahmi, GMNI Kutim Sambangi Ruang Kerja Bupati

Silaturahmi, GMNI Kutim Sambangi Ruang Kerja Bupati

SANGATTA - Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman selalu membuka pintu bagi instansi, organisasi masyarakat, toko masyarakat dan organisasi lainnya, yang ingin melaksanakan silaturahmi.

Usai menerima kunjungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), disela-sela kesibukannya berikutnya, Ardiansyah menerima silahturahmi dari Ikatan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kabupaten Kutim, Senin (24/1/2022) di Ruang Kerjanya, Sekretariat Kabupaten Kutim. 

Ketua Ikatan Alumni GMNI Alex Bajo, ditemui usai kegiatan itu mengatakan, kedatangan pihkanya dalam rangka menjalin silaturahmi pertama dengan Bupati Kutim terpilih. Disamping itu, mengundang secara langsung Bupati agar bisa menghadiri  Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Alumni GMNI Kutim, yang rencananya dilaksanakan pada 3 Februari mendatang.

"Pak Bupati sudah mengkonfirmasi akan hadir untuk membuka Konferencab pertama GMNI Kutim, jika tidak ada jadwal yang bertabrakan kegiatan lainnya," ungkapnya. 

Lebih jauh Alex menjelaskan tujuan silahturahmi tersebut, sekaligus untuk menyelaraskan program GMNI Kutim kedepan dengan Pemerintah Kabupaten Kutim. (Tim Diskominfo Perstik Kutim).

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.