SANGATTA – Upaya deteksi dini penyakit perlu terus diperkuat melalui pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Ketua PPTI Kutai Timur sekaligus Pembina Posyandu Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah Ardiansyah, mengajak masyarakat tidak menunggu munculnya keluhan serius untuk memeriksakan kesehatan.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan melalui berbagai layanan yang disiapkan pemerintah, termasuk Posyandu. Pelayanan tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat secara berkala.
Ia menilai pemeriksaan rutin penting dilakukan karena sejumlah kondisi kesehatan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang dan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Jangan sampai kondisi kita sudah kurang baik, baru kita ketahui. Dengan adanya cek kesehatan ini, atau cek kesehatan yang dilakukan juga di Posyandu, maka kita bisa menjaga kesehatan,” ujarnya.
Siti Robiah menjelaskan, Posyandu saat ini memiliki cakupan pelayanan yang semakin luas. Selain balita, pelayanan juga menyasar remaja, ibu hamil dan lansia. Hasil pemeriksaan di Posyandu dapat menjadi dasar untuk mendapatkan penanganan lanjutan apabila ditemukan indikasi tertentu.
“Kalau ada indikasi-indikasi yang ditemukan di Posyandu, maka akan dirujuk ke puskesmas,” katanya.
Dalam konteks pencegahan dan penanganan tuberkulosis (TBC), keterlibatan masyarakat menjadi salah satu bagian penting. Kesadaran untuk memeriksakan diri ketika memiliki keluhan maupun mengikuti pemeriksaan yang tersedia dapat membantu menemukan kasus lebih awal.
Siti Robiah juga meminta pengurus Posyandu di tingkat kecamatan dan desa untuk aktif mengawal pelayanan di wilayah masing-masing. Sosialisasi kepada masyarakat dinilai perlu terus dilakukan agar warga memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Dengan mungkin sosialisasinya atau dengan pendekatan-pendekatannya, sehingga masyarakat memahami pentingnya Posyandu dan pentingnya memeriksakan kesehatan berkala,” pungkasnya.(Tejho)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.