SAMARINDA -
Ilmu jurnalistik sangat penting bagi humas pemerintah. Terutama tim pengelola media, agar bisa memnyampaikan informasi yang baik melalui media, terutama media tulisan. Hal tersebut di sampaikan oleh Kadis Kominfo Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) M Faisal, melalui Kabid Aplikasi Informasi Normalina, saat membuka House Training Jurnalis Bagi Pengelola Media, Kamis (16/2/2023) di Hotel Selyca Mulia Samarinda.
Normalina mengatakan, skill di bidang jurnalistik yang sangat dibutuhkan merupakan kemampuan menulis berita. Guna mempublikasikan semua program pembangunan, baik melalui media yang dikelola pemerintah maupun yang bersifat advertorial (melalui swasta).
"Tentunya, isi tulisan tersebut harus singkat, padat dan runut. Kita patut bersyukur, hari ini dilaksanakan peningkatan kapasitas dan kompetensi, khususnya di bidang jurnalistik," ucap Normalina.
Dirinya menambahkan, dalam training house jurnalis itu, materi – materi yang akan disampaikan sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik. Seperti berita teks, layak siar dan berita foto.
"Semoga materi yang disampaikan oleh narasumber dapat meningkatkan literasi bagi peserta yang hadir. Sehingga mampu menyajikan Informasi yang lebih baik dan akurat serta mudah diterima masyarakat," harap Normalina.
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Staper Kutim Lisa Komentin yang juga mengikuti kegiatan, didampingi Pranata Humas Ahli Muda Lalu Joni Aswadi serta dua orang jurnalisnya menyambut baik digelarnya kegiatan House Training Jurnalis Bagi Pengelola Media itu.
Lisa menyebut, sudah seharusnya para jurnalis diupgrade kemampuannya, khususnya pemahaman tentang kaidah-kaiadah penulisan dan kode etik jurnalis.
"Kita dituntut untuk memberikan informasi publik yang akurat, update dan terpercaya. Tentu tim pengelola media harus dibekali pengetahuan yang baik dalam penulisan," ucap Ica (sapaan akrabnya) ditemui disela kegiatan tersebut.
Sebagai informasi, kegiatan itu menghadirkan narasumer dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim yaitu Endro S Effendi yang membawakan materi Hipnoterapi dan Wiwied Marheenrdra Wijaya dengan materi Teknik Penulisan Jurnalis.
Penulis : Daus
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.