SAMARINDA - Berdasarkan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, setiap lembaga maupun instansi pemerintah diminta untuk terus meningkatkan pelayanan terkait dengan penyediaan informasi publik.
"Jadi harapanya teman-teman PPID di daerah khususnya Diskominfo Staper Kutim, bisa bersinergi dengan Perangkat Daerah (PD) yang ada terkait penyediaan informasi," ujar Andi Ernawati dari Bidang Fasilitasi Pengaduan dan Pengelolaan Informasi Pusat Penerangan Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri.
Selain itu, dirinya juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kutim, yang menurutnya begitu serius ingin menjadikan layanan keterbukaan informasi publik menjadi corong utama dalam upaya memberikan Informasi kepada masyarakat.
"Dengan kehadiran Wakil Bupati dan beberapa pejabat dalam kegiatan ini, menjadi sinyal positif dan menunjukkan komitmen kuat yang ditunjukkan oleh Pemkab Kutim," imbuhnya.
Lebih jauh ia menambahkan saat ini Kemendagri juga sudah memiliki aplikasi PPID yang juga bisa dimanfaatkan oleh tiap daerah secara cuma-cuma, yang diharapkan bisa membantu mewujudkan good and clean goverment, terkait pelayanan kepada masyarakat terkait keterbukaan informasi publik.
Penulis : Tehjo
Editor : Wak Hedir
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.