SANGATTA - Untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 77 Republik Indonesia (RI) Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melaksanakan Rapat Koordinasi, terkait rangkaian kegiatan HUT ke 77 RI dan Hari Jadi Kabupaten Kutai Timur ke 23 Tahun.
Rapat yang dihelat di Ruang Arau tersebut, dipimipin Wakil Bupati Kasmidi Bulang didampingi Danlanal Sangatta, Letkol Laut (P) Shodikin. Turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Rizali Hadi, Plt Asisten Pemkesra Trisno, Sekwan DPRD Juliansyah, Pimpinan dan Perwakilan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Kutim serta undangan lainnya.
Dalam Rakor tersebut yang menjadi topik pembahasan terkait pelaksanaan perlombaan olahraga tradisional hingga gerak jalan serta rangkaian kegiatan lainnya.
Wabup Kasmidi Bulang ditemui usai Rakor itu mengatakan, rapat tersebut merupakan rapat lanjut serta untuk melakukan pemantapan persiapan kegiatan dalam rangkaian HUT ke 77 RI.
"Jadi tadi adalah rapat pemantapan persiapan peringatan HUT ke 77 RI. Dalam edaran Sekretaris Negara, Upacara peringatan HUT RI yang jatuh 17 Agustus nanti akan dilaksanakan hingga ke kecamatan," ungkap Kasmidi.
Kemudian, untuk petugas pengibaran bendahara merah putih, jika sebelumnya 12 orang (masa pandemi). Maka, tahun ini akan dilengkapi 45 orang dari TNI/POLRI.
Penulis : Wak Hedir
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.