SANGATTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) tengah merancang serangkaian event olahraga baik tingkat regional maupun nasional yang akan bergulir hingga tahun 2027 mendatang. Langkah tersebut sebagai bentuk respons pemerintah terhadap tingginya antusiasme warga terhadap dunia olahraga. Terutama lari.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menyebut berbagai event olahraga siap di gelar. Salah satunya kejuaraan lari bertajuk Sangatta Festival Run yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang yang akan membuka dua kategori sekaligus, yakni 5 kilometer dan 10 kilometer.
Tidak berhenti di situ, Pemda juga telah merancang kompetisi lanjutan yang jauh lebih menantang yakni, lomba lari maraton dengan jarak 21 kilometer (Half Marathon) yang di pastikan akan menyedot perhatian para Runner sebutan untuk pelari dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, olahraga lari saat ini bukan lagi sekadar kegemaran musiman di kalangan masyarakat. Aktivitas fisik tersebut dinilai telah bergeser menjadi sebuah kebutuhan yang menjdai gaya hidup masyarakat modern untuk menjaga kebugaran tubuh di tengah kesibukan sehari-hari.
Melihat fenomena positif tersebut, pria kelahiran 5 Februari 1964 itu mengaku berkomitmen untuk terus memfasilitasi dengan menyediakan ruang-ruang publik yang representatif untuk mendukung langkah positif tersebut.
'Kita berharap, ini tidak hanya menjadi pesta olahraga lokal, tapi juga menjadi peluang di sektor yang lebih tinggi. Daya yakin adanya berbagai event yang kita selelnggarakan bisa melahirkan atlet berbakat daerah," harapnya.
Penulis : Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.