Thu 02/04/2026
  Admin Berita Berita

Bangun Ekosistem Informasi Berkualitas, Diskominfo Kutim Rangkul Insan Pers



SANGATTA - Silaturahmi menjadi bagian dari tradisi baik yang masih dipertahankan oleh masyarakat Indonesia untuk  untuk mempererat tali persaudaraan, menjaga keharmonisan sosial, serta menumbuhkan rasa saling peduli dan menghargai antar sesama. 

Tradisi ini tidak hanya dilakukan pada momen tertentu seperti hari raya, tetapi juga menjadi kebiasaan yang terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nilai kebersamaan dan gotong royong yang telah mengakar kuat dalam budaya bangsa.


Tradisi tersebut tidak hanya berlaku bagi sesama warga namun juga lazim dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat tidak terkecuali pemerintah. Bertempat di ruang rapat Diskominfo Staper Kutim. Puluhan jurnalis dari berbagai media baik cetak maupun elektronik menghadiri undangan Dinas yang beralamat di jalan Prof Dr Sudiatmo Kawasan Pemerintah Bukit Pelangi Sangatta tersebut. Kamis (02/04/2026) 



Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ronny Bonar H. Siburian, menegaskan bahwa pertemuan dengan insan pers tersebut tidak hanya sekadar ajang pertemuan, tetapi juga wadah untuk berdiskusi, menyampaikan kritik, serta memberikan saran demi perbaikan bersama.


“Ke depan, kita akan lebih sering berkumpul untuk mengevaluasi dan memperkuat kolaborasi bersama antara pemerintah dan insan pers minimal sebulan sekali atau 3 bulan sekali,” ujar Ronny.


Ronny juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong seluruh insan pers di Kutai Timur agar terus berkembang dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.


Ia turut mengajak organisasi pers seperti PWI, PWRI, JMSI, AMSI, dan SMSI untuk berperan aktif dalam menjembatani berbagai peristiwa yang menjadi bagian penting dari sebuah proses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah. 


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas penyajian dalam sebuah pemberitaan, yang tidak hanya memberikan sebuah peristiwa. Namun lebih dari itu, jurnalis juga berkewajiban untuk menyajikan informasi yang substantif


“Kita harus saling terbuka, transparan, dan saling mengingatkan demi kebaikan bersama,” imbuhnya.


Selain itu, Ronny berharap kedepan pemberitaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga aktif mengangkat isu-isu di tingkat kecamatan dan desa, termasuk keluhan masyarakat agar bisa terekspos dengan baik.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik dan Kehumasan , Aji Nazarudin, menekankan pentingnya penyampaian informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Ia menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan media harus terus dijaga agar tetap selaras dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Dengan begitu, informasi yang diterima publik juga akan memberikan dampak positif dan dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat,” pungkasnya.


Dirinya juga berharap  terjalin hubungan yang semakin erat antara Diskominfo Staper Kutai Timur dan insan pers, serta tercipta ekosistem informasi yang transparan, akurat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.


Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.