Thu 02/04/2026
  Admin Berita Berita

Bupati Ardiansyah Minta Generasi Muda Kutim Melek Digital dan Siap Bersaing di Masa Depan


SANGATTA – Suasana khidmat menyelimuti Ruang Akasia, Gedung Serba Guna Bukit Pelangi, Kamis (2/4/2026), saat Civitas SMA Negeri 1 Sangatta Utara menggelar  pelepasan peserta didik Angkatan 27 Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini bertambah spesial karena dihadiri langsung oleh Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menekankan pentingnya para generasi penerus ini yang sudah di nyatakan lulus  untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia menyampaikan bahwa pemerintah, baik di tingkat Provinsi Kalimantan Timur  (Kaltim) maupun Kutim, telah menyediakan berbagai kebijakan yang mendukung untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa.

Secara gamblang Ia merinci sejumlah program bantuan pendidikan, di antaranya Beasiswa Grastispol oleh  Provinsi termasuk Beasiswa Kutim Tuntas yang sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu, terdapat program khusus Beasiswa Kutim Indonesia Emas yang bekerja sama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dengan kuota sekitar 50 siswa setiap tahun.


“Meskipun begitu banyak kebjakan yang kita hadirkan (beasiswa). Namun masih banyak yang belum mengambil kesempatan itu. Saya berharap sekolah, orang tua, dan siswa proaktif mengambil peluang ini demi pendidikan masa depan,” tegasnya.

Dukungan tidak hanya diberikan oleh Pemerintah. Dunia usaha (perusahaan) juga tak mau ketinggalan untuk ikut berkontribusi memberikan program beasiswa bagi para pelajar, seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) serta lembaga non-pemerintah seperti Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang menyediakan kuota beasiswa bagi  70 siswa setiap tahunnya.

Bupati juga mengingatkan para siswa bahwa, saat ini mereka hidup di era digital yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi terhadap teknologi informasi di berbagai sektor. Ia berharap generasi muda Kutim mampu berkontribusi aktif dalam setiap proses pembangunan guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Sekolah Tatik Widayani menyampaikan bahwa menuntut ilmu di bangku sekolah  selama tiga tahun tidak hanya sebatas mempeljarai berbagai ilmu pengetahuan. Lebih dari itu, sekolah menjadi wadah untuk membentuk  karakter dan mental siswa.

“Di sekolah inilah kalian belajar tentang persatuan dalam keberagaman, disiplin, serta kolaborasi. Bekal ini akan menjadi fondasi masa depan kalian, Jadilah generasi yang berkontribusi bagi bangsa dan daerah. Di mana pun kalian berada, bawalah nama baik almamater dengan penuh integritas,” pungkasnya.

Diketahui, selain kegiatan pelepasan siswa, kegiatan tersebut juga menyampaikan  capaian prestasi sekolah yang beralamat di jalan Aws Syahranie Sangatta tersebut. yakni mampu meraih sebanyak 126 prestasi baik akademik maupun non akademik serta  menempatkan di peringkat pertama di Kutim versi Puspresnas, serta peringkat ke-7 di tingkat Provinsi Kaltim. 

Kemudian, sebanyak 37 siswa dinyatakan  lolos ke perguruan tinggi negeri ternama seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Mulawarman, Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Malang, UPI, hingga ISI Yogyakarta  melalui jalur SNBP.



Penulis : Daus

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.