BERAU -
Dalam Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) ke VII di Kabupaten Berau, mempertandingkan 52 cabang olahraga (cabor). Perhelatan olaharga tongkat Kaltim tersebut dimulai 26 November hingga 7 Desember 2022.
Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI ) menjadi salah satu cabor yang akan bertanding dalam perhelatan empat tahunan kali ini, dan dijadwalkan akan berlangsung mulai 28 November hingga 5 Desember 2022.
Ketua harian FPTI Kutim Ahyar Asdin mengatakan, dalam event kali ini pihaknya akan menurunkan 11 atlet yang akan diturunkan di 16 nomor tanding yang diperlombakan.
"Dihari pertama Kutim akan ikut dalam kategori speed records dan speed klasik, " ujarnya
Disinggung soal raihan medali, Ahyar biasa ia disapa menyebut, setelah melihat dan mengukur secara matang kesiapan para atlet yang akan bertanding, pihaknya menargetkan mampu membawa pulang sebanyak 5 emas.
"Sebelum kesini (Porprov) kami juga sudah mengikuti beberapa ajang tanding dan mampu meraih prestasi medali emas, itu salah satu indikator kami (FPTI) kenapa kami sangat optimis dalam ajang Porprov kali ini, " ucapnya semangat.
Terakhir, dirinya meminta doa restu serta dukungan seluruh masyarakat Kutim, agar para atlet yang akan bertanding membawa nama harum daerah mampu mempersembahkan prestasi tertinggi dalam ajang sarat gengsi antar kabupaten/kota se Kalimantan Timur ini.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.