SANGATTA – Keberhasilan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) merebut gelar juara umum Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korpri IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 tidak diraih secara instan. Di balik capaian tersebut, terdapat proses persiapan, koordinasi, serta kerja bersama Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Kutim dalam membangun kekuatan kontingen untuk menghadapi persaingan antardaerah.
Ketua Bapor Korpri Kutim, Syafur, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang berhasil diraih kontingen Kutim. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh pihak, mulai dari proses persiapan atlet, pelatih, ofisial hingga dukungan jajaran pemerintah daerah.
Kutim berhasil mengakhiri kompetisi di posisi teratas klasemen dengan mengoleksi 17 medali emas, 20 perak, dan 16 perunggu. Raihan tersebut sekaligus mengantarkan Kutim mengungguli Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kota Samarinda dalam klasemen akhir.
Syafur menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan Porprov Korpri IV Kaltim tidak hanya dilihat dari pencapaian di arena pertandingan. Ada tiga indikator yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, yakni sukses prestasi, sukses acara, dan sukses administrasi.
Sukses prestasi terlihat dari kemampuan atlet Kutim bersaing dan meraih hasil terbaik di berbagai cabang olahraga. Sementara sukses acara tercermin dari kelancaran seluruh rangkaian pertandingan hingga kegiatan berakhir. Adapun sukses administrasi berkaitan dengan tertibnya pengelolaan, koordinasi, serta pertanggungjawaban penyelenggaraan.
“Keberhasilan ini bukan hanya tentang menjadi juara umum. Ada tiga hal yang menjadi kebanggaan kita bersama, yakni sukses prestasi, sukses acara, dan sukses administrasi,” ujar Syafur.
Ia menyebutkan, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi para atlet yang telah berjuang maksimal membawa nama daerah. Dukungan pelatih dan ofisial juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan serta performa kontingen selama pertandingan berlangsung.
Selain itu, Syafur menyampaikan apresiasi kepada panitia, perangkat daerah, jajaran pimpinan Pemkab Kutim, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kekuatan tersendiri dalam menyukseskan ajang olahraga antarapatur pemerintah tersebut.
Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi Bapor Korpri Kutim untuk terus memperkuat pembinaan olahraga di lingkungan ASN. Prestasi yang telah diraih juga diharapkan tidak berhenti pada satu kompetisi, tetapi dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan berikutnya.
Dengan raihan 53 medali sekaligus keberhasilan penyelenggaraan kegiatan, Kutim memiliki modal penting untuk melanjutkan pembinaan atlet Korpri. Bagi Bapor Korpri Kutim, capaian ini menjadi hasil dari kerja bersama yang perlu dijaga agar prestasi olahraga ASN daerah terus berkembang.(Daus)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.