SANGATTA – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menghadiri kegiatan Milad ke-3 Pondok Pesantren (Ponpes) Al Madinah Darul Hijrah yang dirangkaikan dengan pengajian umum, di Jalan Swadaya, Desa Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Sabtu malam (09/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut turut menghadirkan penceramah sekaligus Pengasuh Ponpes Al Fatah Temboro Magetan, KH Ubaidillah Al Ahror. Ratusan masyarakat tampak memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian majelis ilmu yang digelar dalam suasana penuh kebersamaan dan religius.
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah mengajak masyarakat untuk senantiasa bersyukur karena masih diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menghadiri majelis ilmu. Menurutnya, keberadaan majelis ilmu memiliki peran besar dalam membentuk pribadi muslim yang lebih baik serta membawa keberkahan bagi daerah.
“Mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesempatan untuk mencari ilmu. Semoga kita semua diberikan keberkahan atas hadirnya majelis ilmu malam ini,” ucapnya.
Ia menegaskan, salah satu amalan yang pahalanya tidak terputus adalah menuntut ilmu. Karena itu, dirinya mengimbau masyarakat agar terus meramaikan majelis-majelis ilmu sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Kalau umat muslim rajin datang ke majelis ilmu, maka insyaAllah hati menjadi tenang, silaturahmi semakin kuat, dan kehidupan masyarakat akan dipenuhi keberkahan. Tidak ada orang yang mengharapkan malapetaka, semua ingin daerahnya aman, damai dan mendapat rahmat Allah,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kutim ini juga menyampaikan ucapan selamat atas Milad ke-3 Ponpes Al Madinah Darul Hijrah. Ia berharap pondok pesantren tersebut terus berkembang dan menjadi pusat pendidikan Islam yang melahirkan generasi berakhlak mulia.
“Atas nama masyarakat Kutai Timur, saya mengucapkan selamat Milad ke-3 Ponpes Al Madinah Darul Hijrah. Mudah-mudahan mendapatkan keberkahan untuk Kutim dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Pengurus Ponpes Al Madinah Darul Hijrah, Munir Abdillah menjelaskan bahwa pondok pesantren tersebut berdiri berawal dari keinginan untuk menghadirkan lembaga pendidikan Islam yang mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda agar lebih dekat dengan Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.
Kegiatan pengajian umum tersebut ditutup dengan tausiah dari KH Ubaidillah Al Ahror yang mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat menuntut ilmu agama dan menjadikan majelis ilmu sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Tejho
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.