"Kita sangat optimis, karena memang tahun ini (2023) anggaran kita naik cukup signifikan dan kami akan kejar terus, " ujarnya kepada awak media usai mengikuti Musrenbang RKPD di Ruang Akasia GSG Bukit Pelangi, Selasa (04/4/2023).
Selain itu berbagai program percepatan pembangunan hingga saat ini terus digeber oleh pemerintah daerah sambungnya. Salah satunya, melalui skema multiyears yang diharapkan mampu mempercepat pembangunan di 18 Kecamatan diKutim.
Disinggung terkait masih adanya anggaran SiLPA (sisa anggaran tahun lalu) ditahun sebelumnya nilainya cukup besar dan belum terserap dengan maksimal. Dirinya menjelaskan, mengapa terjadi SiLPA, sebab anggaran tersebut masuk menjelang akhir tahun. Sehingga apabila ada kegiatan yang dipaksakan untuk dilaksanakan, dikhawatirkan tidak rampung dan akan menjadi permasalahan dikemudian hari.
"Kalau itu (kegiatan) tidak selesai akan jadi masalah. Ini yang kita tidak mau, makanya tahun ini (2023) tahapan pembahasan anggaran perubahan kita percepat, namun harus sesuai regulasi. Dengan harapan agar hasil program pembangunan ini bisa segera dinikmati oleh masyarakat," pungkasnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni