SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengerahkan kekuatan besar untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser. Sebanyak 1.014 atlet yang telah dinyatakan lolos keabsahan disiapkan untuk bersaing memperebutkan medali sekaligus membawa Kutim menembus posisi tiga besar.
Target tersebut menjadi peningkatan dari hasil babak kualifikasi Porprov 2025, ketika Kutim berhasil menempati peringkat empat besar. Dengan persiapan dan komposisi atlet yang dimiliki, kontingen Kutim optimistis mampu memperbaiki pencapaian pada penyelenggaraan tahun ini.
Ketua Kontingen Porprov VIII Kutim, Mahyunadi, yang juga menjabat Wakil Bupati Kutim, menyampaikan total kekuatan kontingen mencapai 1.561 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 1.014 atlet, 147 pelatih, 146 ofisial, 64 manajer, 22 ofisial teknis, serta 168 panitia.
Kesiapan kontingen ditandai dengan pelepasan yang dipimpin Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di Alun-alun Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (4/11/2026). Dua cabang olahraga, yakni sepatu roda dan arung jeram, telah lebih dahulu diberangkatkan untuk menyesuaikan jadwal pertandingan.
Seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan panitia juga telah mendapatkan perlindungan melalui program asuransi BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari perhatian terhadap keselamatan dan perlindungan selama mengikuti kompetisi.
Dalam arahannya, Ardiansyah meminta seluruh atlet bertanding dengan penuh keyakinan, disiplin, dan pantang menyerah. Ia menegaskan bahwa prestasi harus diraih melalui perjuangan yang terhormat dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
“Bertandinglah dengan penuh keyakinan, disiplin, dan pantang menyerah. Raihlah kemenangan dengan cara yang terhormat, junjung tinggi sportivitas, hormati lawan, serta patuhi aturan pertandingan,” pesan Ardiansyah.
Ia juga mengingatkan para manajer, pelatih, dan pengurus kontingen agar mengelola anggaran secara efektif, efisien, dan tepat sasaran. Pemenuhan kebutuhan atlet harus menjadi perhatian agar mereka dapat berkonsentrasi menghadapi pertandingan.
Selain mengejar prestasi, seluruh anggota kontingen diminta menjaga kedisiplinan, nama baik daerah, serta hubungan baik dengan kontingen kabupaten dan kota lainnya.
“Kalian membawa harapan dan kebanggaan masyarakat Kutai Timur. Berangkatlah dengan semangat dan keyakinan, tunjukkan bahwa atlet-atlet Kutai Timur adalah insan olahraga yang tangguh,” ujarnya.
Porprov VIII Kaltim 2026 melibatkan sejumlah daerah sebagai lokasi pertandingan. Sebanyak 51 cabang olahraga dipusatkan di Kabupaten Paser sebagai tuan rumah utama, sedangkan tujuh cabang olahraga berlangsung di Samarinda, lima cabang di Balikpapan, dan satu cabang di Berau.
Dengan kekuatan 1.014 atlet dan target memperbaiki posisi dari hasil kualifikasi sebelumnya, Kutim berharap mampu menunjukkan peningkatan prestasi. Dukungan pemerintah daerah, pelatih, ofisial, serta masyarakat diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk memberikan hasil terbaik dan mewujudkan target tiga besar di tingkat Provinsi Kalimantan Timur.
Pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua DPRD Kutim Jimmi, Wakil Ketua II DPRD Kutim Prayunita Utami, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua KONI Kutim Rudi Hartono, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Basuki Isnawan, kepala organisasi perangkat daerah, pimpinan perusahaan, serta tokoh olahraga dan masyarakat.(Daus)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.