Wed 07/01/2026
  Admin Berita Berita

Pemkab Kutim Targetkan Februari 2026 Program Pembangunan Sudah Berjalan



SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tengah mendorong percepatan proses pelaksanaan program pembangunan di tahun 2026. Salah satunya dengan menuntaskan proses administratif yang menjadi bagian penting dari proses pelaksanaan program dan kegiatan yang di laksanakan yang di targetkan selesai di awal tahun.

“Harapannya, bulan Februari sudah bisa berjalan. Semua dokumen pendukung seperti KAK, SK, PA, dan lainnya harus sudah siap agar pelaksanaan kegiatan bisa dimulai lebih cepat,”Ucap Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kutim, Noviari Noor usai Radalok I di kantor Bupati, Rabu(07/01/2026). .


Ia menegaskan, percepatan pelaksanaan kegiatan menjadi kunci agar target realisasi fisik dan keuangan dapat tercapai secara maksimal. Untuk itu, dirinya meminta kepada seluruh PD untuk segera menyiapkan dokumen pendukung seluruh kegiatan yang akan di laksanakan.

Menurutnya, persoalan administrasi kerap menjadi salah satu penyebab keterlambatan pelaksanaan kegiatan. Karena itu, ia menargetkan seluruh proses administrasi, termasuk penyiapan perangkat pendukung, dapat diselesaikan di akhir bulan Januari.

“Kita minta di bulan Januari ini administrasi sudah clear.  Mulai dari SK perangkat pendukung, penyiapan kegiatan, survei, hingga hal-hal teknis lainnya harus sudah tuntas, agar Februari kita sudah bisa jalan,”katanya.


Berkaitan dengan Radalok, dirinya menyebut, dari hasil evaluasi yang sudah di lakukan. pelaksanaan  program pembangunan di tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Hal itu terlihat dari capaian realisasi keuangan yang hingga akhir tahun lalu mampu mencapai 80 persen.

Ia menambahkan, kinerja pelaksanaan anggaran daerah menjadi salah satu indikator penilaian oleh pemerintah pusat terhadap daerah terhadap keseriusan pelaksanaan program yang di lakukan oleh daerah.  Sehingga perlu adanya  komitmen dan kedisiplinan oleh masing-masing PD sangat diperlukan.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) Insan Bowo Asmoro mengatakan, Radalok menjadi bagian penting dari proses evaluasi untuk mengetahui capaian dan persoalan program dan kegiatan yang di lakukan oleh pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. 

“Kami menargetkan realisasi anggaran di angka 20 persen di Radalok mendatang yang akan kami laksnakan di April mendatang,”ujarnya singkat



Penulis : Maulana




#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.