DISKOMONFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA - Dalam rangka rapat koordinasi nasional (Rakornas) penanganan kebakaran hutan (Karhutla), Bupati Kutai Timur Ir. H. Ismunandar, MT bersama kepala daerah lainnya menyambangi Istana Negara atas undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Kamis pagi. (06/02/20)
Usai acara, Ismunandar mengatakan acara ini rutin diikuti oleh Kabupaten Kutai Timur mulai dari tahun 2016 hingga tahun 2020. Acara ini sangat efektif bagi Kabupaten Kutai Timur karena dapat di aplikasikan dengan membentuk satuan tugas (satgas) tingkat desa dan kecamatan begitu kembali ke Kutai Timur.
”Alhamdulillah Kutai Timur yang awalnya daerah rawan karhutla kini bisa diminimalisir berkat kesigapan stakeholder, pemerintah daerah, perangkat di tingkat kecamatan, desa dan masyarakat,” imbuh Bupati Ismunandar.
Pemkab Kutim juga telah mengalokasikan mobil pemadam di setiap kecamatan, serta melakukan pelatihan dan sosialiasi kepada masyarakat terkait apa saja yang dilakukan jika terjadi karhutla.
”Jika masih ada masyarakat yang bandel melakukan penebangan dan pembakaran lahan hutan maka aparat penegak hukum akan menindak tegas pelakunya,” tutup Ismunandar. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
(Hs.Foto:Hs)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.