DISKOMONFO PERSTIK KUTIM, SANGATTA – Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Kaltim dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur Dr. H. Irawansyah, M.Si. Pada sambutannya Sekretaris Daerah mengaskan keberadaan FKUB memiliki peranan penting dalam memelihara kerukunan antar umat beragama. Rakor tersebut berlangsung di aula Pendopo Rumah Jabatan Bupati Kutai Timur, kawasan Pusat Perkantoran Bukit Pelangi Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. (24/9/19)
“Terlebih memasuki suhu politik dalam menghadapi pilkada yang akan datang FKUB di harapkan dapat memberikan energi mendinginkan suasana. Akan tetapi FKUB bukan untuk kepentingan politis,” terang Irawansyah.
Sekretaris Daerah turut menginformasikan data statistik mengenai populasi jiwa serta agama di Kabupaten Kutai Timur.
“Untuk di Kabupaten Kutim, jumlah jiwa sebanyak 15.583 (jiwa), jumlah kepadatan penduduk 11, 78 jiwa per/kilometernya, terdiri dari 18 kecamatan dan 139 desa. Sedangkan pemeluk agama Islam sebanyak 81,86 %, Kristen Protestan sebanyak 11,88 %, Katholik sebanyak 5,71 %, Hindu 0,50 %, Budha 0,5 %, Konghucu 0, 1 %,” jelasnya.
“Sejauh ini kerukunan antar umat beragama terbilang kondusif hal ini berkat dukungan dari semua lapisan kalangan masyarakat, paguyuban, organisasi kepemudaan dan yang terpenting peran TNI-Polri,” tutup Sekretaris Daerah. (Tim Diskominfo Perstik Kutim)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.