Sempat Tertinggal, Bambang-Zakir Bangkit dan Rebut Emas Tenis Meja untuk Kutim

Momen Bambang dan Zakir saat mendapatkan medali emas yang di berikan oleh Kepala Pariwisata Kaltim  M Faizal (Istimewa)
Momen Bambang dan Zakir saat mendapatkan medali emas yang di berikan oleh Kepala Pariwisata Kaltim M Faizal (Istimewa)


SANGATTA — Perjuangan pasangan ganda putra veteran tenis meja Kutai Timur (Kutim), Bambang dan Zakir, berbuah manis di partai final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bapor Korpri IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Sempat kehilangan set pertama, keduanya mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga memastikan medali emas untuk kontingen tuan rumah.

Menghadapi pasangan Samarinda, Fahri dan Roby, di GOR Beladiri Kudungga, Senin (2/11/2026) malam, Bambang-Zakir mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Pada set pertama, pasangan Kutim harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 7-11. Namun, situasi tersebut tidak membuat keduanya kehilangan fokus. Bambang-Zakir mulai menemukan ritme permainan dan memperbaiki koordinasi untuk menghadapi tekanan lawan.

Hasilnya, tiga set berikutnya berhasil mereka menangkan secara beruntun. Masing-masing dengan skor 11-8, 11-8, dan 11-8. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan emas menjadi milik Kutim.

Dukungan rekan-rekan kontingen yang memadati arena turut menambah semangat kedua atlet. Ketua Bapor Korpri Kutim, Syafur, hadir menyaksikan langsung perjuangan tersebut. Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, juga tampak menyaksikan pertandingan sekaligus mengikuti kategori ganda eksekutif.

Usai prosesi pengalungan medali, Syafur mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian atlet tenis meja Kutim yang berhasil mempersembahkan dua medali dalam kompetisi tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini dari cabang olahraga tenis meja kita mendapatkan dua medali. Pertama medali perak, kemudian terakhir alhamdulillah mendapatkan medali emas. Ini hasil yang luar biasa,” ujar Syafur.

Sebelumnya, Kutim lebih dahulu mengamankan medali perak dari nomor ganda putri melalui pasangan Nova Amelia dan Rasma. Tambahan emas Bambang dan Zakir semakin memperkuat kontribusi tenis meja dalam perolehan medali kontingen Kutim.

Sementara itu, Zakir mengakui pasangan Samarinda yang dihadapi pada partai final merupakan lawan tangguh. Menurutnya, kemenangan tersebut tetap harus menjadi bahan evaluasi agar kemampuan dan kualitas permainan dapat terus ditingkatkan.

“Cukup kuat, dan kami juga perlu belajar terus. Introspeksi diri, perbaiki terus. Karena mereka juga pasti melakukan hal yang sama,” kata Zakir.

Ia menyebut kerja sama menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan mereka melewati pertandingan final. Selain itu, dukungan rekan-rekan kontingen yang hadir langsung memberikan motivasi tersendiri bagi keduanya.

“Kunci kemenangannya kerja sama. Dukungan teman-teman ini luar biasa. Itu yang penting,” pungkasnya.

Kemenangan Bambang dan Zakir tidak hanya menambah koleksi medali emas Kutim, tetapi juga menjadi bukti semangat juang atlet tuan rumah dalam persaingan Porprov Bapor Korpri IV Kaltim 2026. (Daus)

Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.



#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.