SANGATTA - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa asal Kabupaten Kutai Timur. Melalui ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026, para siswa berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih sejumlah gelar juara di berbagai cabang lomba.
FLS3N merupakan bagian dari ajang talenta yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta apresiasi terhadap seni dan budaya Indonesia. Ajang yang berlangsung secara daring ini mengusung tema "Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya."
Pelaksanaan FLS3N jenjang Sekolah Dasar tingkat Provinsi Kalimantan Timur berlangsung pada 6–27 Juli 2026. Seluruh proses seleksi lomba di ikuti oleh para siswa dari berbagai daerah di Kutim ini menjadi momentum untuk menunjukan potensi yang di miliki yang selama ini mereka asah di lingkungan sekolah.
Tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) juga menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengekspresikan kemampuan seni, mengembangkan karakter, serta membangun rasa percaya diri melalui karya-karya terbaik yang mereka tampilkan. Semangat berkarya dan berprestasi yang ditunjukkan para siswa menjadi bukti bahwa talenta seni di Kutai Timur mampu bersaing di tingkat provinsi.

Pada ajang tersebut, Kutai Timur mengirimkan peserta terbaiknya untuk mengikuti tujuh bidang lomba, yakni Seni Tari, Pantomim, Menyanyi Solo, Gambar Bercerita, Kriya, Mendongeng dan Menulis Cerita. Seluruh hasil lomba di nilai secara obyektif oleh dewan juri dari Pusat Prestasi Nasional.
.
Dari keseluruhan lomba. Setidaknya ada 7 siswa asal Kutim yang mampu mencatatkan namanya dalam jajaran pemenang, dalam kejuaraan yang peserta dari berbagai wilayah di Kaltim ini.
Berikut nama siswa peraih juara lomba.
1. Nur Fera dari SDN 004 Teluk Pandan berhasil meraih Juara I cabang Kriya.
2. Revan Dwi Prasetyo dan M. Asdar Al Gazali dari SDN 003 Teluk Pandan berhasil meraih Juara I cabang Pantomim.
3. Raya Ramadhani, Amahyra Sheza Mecca, dan Aura Latisha Aquina dari SD YPPSB 1 Sangatta Utara meraih Juara II cabang Seni Tari.
4. Khanza Khadeejah dari SDN 004 Teluk Pandan meraih Juara III cabang Gambar Bercerita.
5. A'zha Hara Putri Rahmadani dari SD Filial SDN 010 Kombeng meraih Juara III cabang Mendongeng.
6. Adzkia Saufa Nury dari SD YPPSB 1 Sangatta Utara meraih Juara III cabang Menulis Cerita.
7. Nor Amelia Safitri dari SDN 005 Bengalon meraih Juara Harapan II cabang Menyanyi Solo.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa peserta didik Kutai Timur mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di tingkat provinsi. Keberhasilan ini juga merupakan hasil dari kerja keras para siswa, dukungan orang tua, pembinaan guru, serta pendampingan sekolah dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dalam mengembangkan bakat dan potensi peserta didik.
Atas capaian tersebut, dua peserta yang berhasil meraih Juara I tingkat Provinsi, berhak mewakili Provinsi Kalimantan Timur pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Jenjang Sekolah Dasar Tingkat Nasional Tahun 2026, yaitu, Nur Fera dari SDN 004 Teluk Pandan pada cabang lomba Kriya dan Revan Dwi Prasetyo dan M. Asdar Al Gazali dari SDN 003 Teluk Pandan pada cabang lomba Pantomim.
Diketahui Pelaksanaan FLS3N Jenjang Pendidikan Dasar (SD) Tingkat Nasional Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung dari tanggal 28 September hingga 3 Oktober 2026, dengan mekanisme pengunggahan karya dan seleksi akhir secara daring/online melalui aplikasi resmi Pusat Prestasi Nasional.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik di Kutai Timur untuk terus berkarya, berprestasi, serta melestarikan seni dan budaya bangsa melalui berbagai ajang kompetisi. Dengan semangat kreativitas, kerja keras, dan sportivitas, generasi muda diharapkan mampu terus mengukir prestasi hingga tingkat nasional, sekaligus membawa nama baik daerah di kancah yang lebih luas.