
Susun RKPD 2027, Dinkes Kutim Libatkan RSUD dan Puskesmas se-Kecamatan
SANGATTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim melaksanakan Forum Perangkat Daerah (Forum SKPD) yang membahas usulan program dan kegiatan di bidang kesehatan yang menjadi bagian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun 2027,. Kegiatan ini melibatkan berbagai Perangkat Daerah (PD), perwakilan RSUD, serta puskesmas dari seluruh kecamatan guna menyatukan langkah dan arah pembangunan kesehatan.
Forum SKPD yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kutim pada Rabu (01/04/2026) tersebut membahas sejumlah isu strategis, di antaranya sinkronisasi program kesehatan daerah dengan kebijakan pusat dan provinsi, pemetaan permasalahan kesehatan beserta solusi strategis, penyusunan rencana berbasis data, penguatan koordinasi lintas sektor, serta penentuan alokasi anggaran yang efektif dan efisien.
Selain itu, forum ini juga membahas 50 program prioritas Bupati Ardiansyah Sulaiman, khususnya di bidang kesehatan. Program tersebut mencakup bantuan tenaga kesehatan dan pendidikan, peningkatan insentif guru swasta dan penyuluh pertanian, pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan serta kesehatan, program gratis minum susu dan makan buah untuk menekan angka stunting, jaminan BPJS kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, layanan dokter keliling untuk wilayah desa dan terpencil, serta pemberian insentif bagi kader posyandu sebesar Rp500 ribu per bulan.
Kepala Dinas Kesehatan Kutai Timur, dr. Yuwana Sri Kurniawati, menegaskan bahwa forum ini tidak hanya menyusun rencana kerja, tetapi juga memastikan bahwa setiap program yang dirancang benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat dan didukung oleh data yang akurat.
“Fokus kami adalah memperkuat kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pendidikan, memperluas akses layanan dengan penguatan puskesmas serta fasilitas rujukan, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP),” ujarnya.
Forum yang bertujuan menyelaraskan kebijakan dan program kesehatan daerah dengan arah pembangunan nasional sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran ini, menajdi bagian untuk mendorong penguatan peran serta masyarakat dalam upaya promotif dan preventif, termasuk dalam intervensi gizi untuk percepatan penurunan stunting.
“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis target pembangunan kesehatan Kutai Timur dapat tercapai secara maksimal,” tambahnya.
Penulis : Maulana
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km² atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.