Tue 23/12/2025
  Admin Berita Berita

Upgrading Kehumasan KONI Kutim, Cabor Dibekali Teknik Jurnalistik dan Fotografi Olahraga

Sangatta - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutai Timur (Kutim) terus berupaya memperkuat peran kehumasan cabang olahraga (cabor) melalui kegiatan Upgrading Keorganisasian, Prestasi, dan Kehumasan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 22–23 Desember 2025, di Kantor KONI Kutim ini, pada hari kedua difokuskan pada penguatan bidang kehumasan.

Upgrading kehumasan diarahkan pada peningkatan kapasitas pengurus cabor dalam teknik penulisan jurnalistik serta profesionalisme fotografi olahraga guna mendukung promosi prestasi atlet secara optimal di era digital.

Dalam kegiatan tersebut, KONI Kutim menghadirkan dua praktisi media lokal sebagai pemateri, yakni Qadli Fachruddin dan Irfan Aditama. Qadli memberikan pembekalan mengenai teknik penulisan rilis berita dengan menggunakan kaidah 5W+1H, sementara Irfan mengulas fotografi olahraga berbasis storytelling untuk memperkuat citra dan eksposur atlet di ruang publik digital.

Qadli Fachruddin menegaskan bahwa kehumasan olahraga tidak sekadar menyampaikan informasi, melainkan memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik, pemangku kepentingan, serta menarik minat sponsor.

“Kehumasan olahraga adalah fungsi strategis untuk menjaga hubungan antara atlet, klub, dan federasi dengan publik serta media. Salah satu senjatanya adalah konten yang berkualitas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya manajemen media serta produksi konten multimedia, baik visual maupun video, yang dapat dipublikasikan melalui media sosial dan laman resmi organisasi. Menurutnya, penulisan yang rapi dengan unsur berita yang lengkap akan memudahkan rilis dari cabor untuk dipublikasikan oleh media massa.

Irfan Aditama saat memberikan materi fotografi olahraga

Sementara itu, Irfan Aditama memberikan pembekalan mendalam terkait fotografi jurnalistik olahraga. Ia menekankan bahwa dokumentasi pertandingan harus mampu menghadirkan cerita, bukan sekadar merekam momen.

“Foto jurnalistik olahraga yang baik setidaknya memuat tiga elemen utama, yakni action (puncak gerakan atlet), emotion (ekspresi), dan context (identitas cabang olahraga serta lokasi),” jelas Irfan.

Ia juga membagikan sejumlah tips teknis fotografi mengingat olahraga identik dengan pergerakan cepat, seperti memahami alur pertandingan dan mengenali momen-momen krusial pada setiap cabang olahraga agar hasil foto tetap tajam dan presisi.

Wakil Ketua I KONI Kutim, Jepi Darsono (ketiga kiri)

Menutup kegiatan, Wakil Ketua I KONI Kutim, Jepi Darsono, menjelaskan bahwa dunia olahraga ditopang oleh tiga komponen utama, yakni masyarakat sebagai penikmat, atlet dan pelatih sebagai pelaku prestasi, serta kepengurusan sebagai penggerak organisasi.

“Melalui kegiatan ini, kami fokus meng-upgrade komponen kepengurusan agar semakin profesional dalam menjalankan roda organisasi olahraga,” pungkasnya.(*)