Tue 03/02/2026
  Admin Berita Berita

250 Guru Hadiri Konferensi PGRI Kutim, Rumuskan Program Kerja Lima Tahun ke Depan

SANGATTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim)  menggelar Konferensi PGRI Kabupaten Masa Bakti XXIII Tahun 2025–2030 yang berangsung di  ruang Meranti, Kantor Bupati, Sangatta,  Selasa (03/02/2026).

Kegiatan yang  mengusung tema “Guru Bermutu Kutai Timur Maju” tersebut, menjadi forum strategis bagi PGRI dalam mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan program kerja, serta memilih kepengurusan baru untuk lima tahun ke depan.



Pemukulan gong oleh  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono menandai dimulainya Konfresnsi yang di hadiri sebanyak 250 anggota PGRI, yang terdiri dari para kepala sekolah serta guru mulai jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan SMK.

 
Dalam sambutannya, Mulyono menegaskan bahwa konferensi PGRI bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat organisasi guru. Yang menjadi salah satu pilar penting dalam proses melahirkan para generasi penerus pembangunan daerah.

“Konferensi PGRI hari ini memiliki agenda strategis,  saya harapkan nantinya dalam kegiatan ini melahirkan sebuah rumusan yang strategis yang bisa membantu mensukseskan program pembangunan yang di canangkan oleh pemerintah,”ujar Mulyono.

Lebih lanjut, Mulyono menekankan bahwa sebuah organisasi akan mampu berjalan dengan baik apabila memiliki program kerja yang jelas, termasuk adanya pelaporan pertanggungjawaban pengurus yang transparan. Sehingga akan berdampak terhadap semangat yang nyata dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan dan program terutama yang berkaitsn dengan profesinya sebagai tenaga pendidik dan kependidikan.

“Terkait pemilihan pengurus siapapun yang terpilih nantinya adalah yang terbaik. Mari kita dukung bersama. “pesan Mulyono.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga berharap kepengurusan baru PGRI Kutim,  dapat bekerja lebih proaktif, membangun sinergi yang kuat dengan Pemerintah serta stekholder terkait untuk bersama-sama mewujudkan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten yang dikenal dengan slogan Tuah Bumi Untung Banua ini.


Sementara itu, Ketua PGRI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Yonatan Palinggi, dalam sambutannya menegaskan bahwa tema “Guru Bermutu Kutai Timur Maju” sejalan dengan semangat PGRI untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di tengah tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

“Guru bermutu adalah fondasi utama kemajuan daerah. Oleh karena itu, PGRI harus terus hadir sebagai organisasi profesi yang solid, mandiri, dan mampu memperjuangkan kepentingan guru sekaligus mutu pendidikan,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua PGRI Kabupaten Kutai Timur, Suyatno, menekankan agar dalam konfrensi kali ini perlu adanya partisipasi aktif seluruh anggota untuk bisa melahirkan berbagai program kerja selama lima tahun mendatang.

“Kami berharap melalui konferensi ini lahir kepengurusan yang amanah, berintegritas, dan mampu membawa PGRI Kutai Timur semakin maju serta berkontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan,”katanya.



 Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.