Hal itu disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Zubair, kepada awak media, usai mengikuti rapat secara virtual di Ruang Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim, Senin (20/02/2022), oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendari).
“Mendekati bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri , Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sudah mulai menyusun strategi dan berupaya, agar harga bahan pokok di pasaran bisa terkendali,” tutur Zubair.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim Zaini mengungkapkan, secara umum ketersediaan bahan pokok di 18 Kecamatan jelang Ramadhan masih aman.
"Yang masih sering menjadi kendala saat ini, masalah distribusi aja. Apalagi saat ini cuaca sering tidak menentu,” ujarnya.
Lebih lanjut Zaini menuturkan, secara umum harga komoditi bahan pokok memang mengalami peningkatan, tetapi tidak signifikan. Dikatakan ada yang turun, namun pihaknya akan terus memantau harga kebutuhan bahan pokok di pasaran.
"Walaupun di beberapa daerah ada kecendrungan naik. Alhamdulillah harga minyak goreng (curah) masih stabil di angka Rp 12000 hingga Rp 15000 perliter, " ucapnya.
Penulis : Tehjo
Editor : Joni