Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Hadiri Muskab V Kadin, Wabup Mahyunadi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah

Hadiri Muskab V Kadin, Wabup Mahyunadi Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah





SANGATTA - Musyawarah Kabupaten (Muskab) V Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Resmi digelar.Rabu (06/05/2026). 

Kegiatan dengan agenda utama pemilihan  pengurus periode 2026–2031.
Ini berlangsung di Ruang Pelangi Hotel Royal Victoria Sangatta,  ini diikuti sebanyak 207 peserta yang terdiri dari 179 peserta penuh serta 28 peninjau.

kegiatan Muskab Kadin ke lima ini selain pemilihan pengurus baru ini juga memiliki sejumlah agenda utama, yakni evaluasi program kerja dan penyusunan program strategis lima tahun mendatang


Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi yang turut hadir dalam kesempatan itu, menegaskan pentingnya organisasi para  pengusaha ini memperkuat sinergi dengan pemerintah, termasuk  menjaga komitmen dalam membantu pembangunan daerah, serta  mengedepankan kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya,  kegiatan yang mengusung tema “Kutim Hebat: Harmoni Dunia Usaha Bersama Pemerintah”  sangat relevan dengan kondisi saat ini. Harmoni yang dimaksud bukan sekadar kebersamaan, melainkan sinergi nyata yang dilandasi kepercayaan dan saling menguatkan.

“Kadin harus terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Mahyunadi.

Dalam menghadapi tantangan global, menurut Wabup, perlu adanya kolaborasi lintas sektor menjadi keharusan. Pemerintah dan pelaku usaha tidak dapat berjalan sendiri, melainkan harus saling melengkapi untuk memanfaatkan peluang pembangunan daerah.

Wabub Mahyunadi juga memaparkan sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama. Di antaranya, penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah, serta penguatan sektor UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peningkatan investasi melalui kemudahan berusaha, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap kemajuan teknologi.

“Transformasi ekonomi tidak akan berhasil tanpa didukung SDM yang terampil, inovatif, dan siap menghadapi era digital , maka Inilah momentum kita bersama untuk membawa Kutai Timur menjadi daerah yang lebih maju, tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kadin Kalimantan Timur, Adnan Faridan, menilai Muskab ini memiliki arti penting bagi arah masa depan ekonomi daerah, tidak hanya bagi Kutim tetapi juga Kaltim secara keseluruhan. Ia menyebutkan bahwa struktur ekonomi daerah saat ini masih ditopang oleh sektor pertambangan, migas, dan perkebunan, dengan daerah Kutim sebagai salah satu episentrumnya.

Namun, dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara, menurutnya menjadi momentum besar untuk mendorong transformasi ekonomi.

“Kutai Timur harus bertransformasi dari daerah penghasil komoditas menjadi penggerak industri dan rantai pasok regional,” ujarnya.

Ia berharap Kadin Kutai Timur mampu berperan sebagai jembatan strategis antara pemerintah dan dunia usaha, sekaligus menjadi katalis dalam mendorong investasi berkualitas dan hilirisasi industri.

“Kadin harus hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai arsitek ekonomi daerah,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum Kadin Kutai Timur, Ahlang Edy, menyampaikan bahwa Muskab V merupakan momentum penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2020–2025 sekaligus menentukan arah organisasi ke depan.

Ia mengakui bahwa selama masa kepengurusan, Kadin menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak pandemi COVID-19. Namun, berkat sinergi dengan pemerintah daerah, Kadin tetap mampu menjaga perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan dari Kadin Indonesia, Ketua Komite Tetap Penguatan Organisasi Internal, Muhammad Natsir, Kemudian Anggota Komisi lll DPRD Kaltim, Arfan, jajaran Forkopimda Kutim, serta tamu undangan lainnya


Penulis : Maulana

#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, di Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 35.747,50 km²  atau 17 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 425.613 jiwa (semester 1 tahun 2022), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.