SANGATTA – Keberhasilan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meraih predikat juara umum pada ajang Badan Pembina Olahraga (Bapor) KORPRI ke-IV Kalimantan Timur 2026 mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Capaian tersebut dinilai tidak terlepas dari semangat, kerja keras, dan kekompakan para ASN yang bertanding membawa nama daerah.
Bupati Ardiansyah menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet ASN yang telah menunjukkan kesungguhan selama mengikuti rangkaian pertandingan. Menurutnya, semangat para peserta menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan target prestasi yang telah dicanangkan sebelumnya.
“Terima kasih kepada teman-teman ASN yang betul-betul semangat mengikuti pekan olahraga ini. Alhamdulillah, semangat itu menjadi bagian dalam rangka meraih kejuaraan,” ujarnya.
Ia mengaku bersyukur target yang ditetapkan akhirnya dapat tercapai. Namun, keberhasilan tersebut bukan menjadi alasan untuk berpuas diri. Sebab, Kutim masih menghadapi agenda olahraga berikutnya, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kabupaten Paser.
Dirinya berharap semangat dan konsistensi para atlet tetap terjaga sehingga Kutim kembali mampu mencapai target yang telah ditetapkan pada ajang berikutnya.
Terkait penghargaan bagi atlet berprestasi, Bupati memastikan para peraih medali akan mendapatkan reward. Penghargaan tersebut telah disiapkan oleh pihak Bapor KORPRI, meskipun untuk nominalnya tidak dilaporkan secara langsung kepada kepala daerah.
“Nominalnya tidak dilaporkan ke bupati, tetapi insyaallah ada. Semua yang mendapatkan medali,” ungkapnya.
Keberhasilan menjadi juara umum Bapor KORPRI IV Kaltim 2026 sekaligus menjadi catatan prestasi bagi kontingen Kutim dan modal motivasi untuk menghadapi kompetisi olahraga ASN berikutnya.
sementara Ketua Bapor Korpri Kutim, Rizali Hadi mengatakan terkait apresiasi bagi para atlet peraih medali, dirinya memastikan Pemkab Kutim akan mengupayakan pemberian penghargaan atau bonus. Namun, besaran reward untuk masing-masing peraih medali belum ditetapkan.
“Untuk reward ini akan kita usahakan. Angkanya memang belum ada, tetapi akan ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemberian bonus tersebut direncanakan melalui penganggaran tahun 2027. Pasalnya, anggaran tahun berjalan telah ditetapkan sehingga tidak memungkinkan untuk dimasukkan kembali dalam perubahan anggaran.
Dengan raihan 53 medali, terdiri dari 17 emas, 20 perak, dan 16 perunggu, keberhasilan ini menjadi modal penting bagi Kutim untuk terus memperkuat pembinaan olahraga di kalangan ASN sekaligus menjaga tradisi prestasi pada kompetisi berikutnya.(Tejho)
Keterangan Sumber: Setiap pengutipan, penyaduran, atau penggunaan informasi dan materi publikasi dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar mencantumkan sumber resmi serta menyertakan tautan menuju halaman atau berita asli.
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif, 15 desa persiapan dan 2 kelurahan.