SANGATTA — Public speaking atau seni berbicara di depan umum merupakan keterampilan penting yang bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi di hadapan orang lain. Keahlian Public speaking sendiri kemampuan menggabungkan beberapa unsur diantaranya menguasai olah intonasi, penguasaan gestur tubuh, pemilihan kata hingga Teknik,kemampuan mengendalikan dan menghadapi audiens dengan berbagai karakter.
Hal tersebut menjadi fokus utama DWP Kabupaten Kutai Timur yang tengah memberikan pelatihan dasar public speaking kepada seluruh jajaranya yang berlangsung di Gedung Wanita, Bukit Pelangi, kawasan Pemerintahan Sangatta, Rabu (19/8/2026).
Ketua DWP Diskominfo Staper Nurrahmi Amalia yang nampak antusias mengikuti kegiatan tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Menurutnya, kemampuan berbicara di hadapan orang dengan berbagai latar belakang yang berbeda sangat di butuhkan.

“Public speaking ini penting sekali, terutama bagaimana kita bisa menyampaikan sesuatu dengan baik dan mudah dipahami oleh orang lain. Tidak hanya soal apa yang kita sampaikan, tetapi juga bagaimana cara kita menyampaikannya,” ujarnya.
Ia menilai, pelatihan tersebut memberikan pengalaman sekaligus wawasan baru bagi peserta untuk lebih percaya diri ketika harus berbicara di depan publik. Kemampuan tersebut dinilai dapat menunjang berbagai aktivitas, baik dalam organisasi, pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat.
Meskipun Sebagian besar anggota organisasi istri Aparatur Sipil Negara (ASN) ini sudah memiliki kemampuan dasar Public Speaking. Namun, dengan adanya pelatihan yang berlangsung sehari efektif ini tetap memberikan tambahan wawasan dan pengalaman. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengasah kembali kemampuan berbicara, memperbaiki teknik penyampaian, serta meningkatkan kepercayaan diri saat berhadapan dengan audiens.
"Semoga apa yang diperoleh hari ini bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga, organisasi dan masyarakat," tuturnya.
Septia Sandila yang dipercaya untuk menjadi narsumber, menyampaikan, bahwa materi yang diberikan dirancang khusus untuk memacu keberanian anggota dalam mengekspresikan potensi diri. Selain itu, keterbukaan diri para peserta menjadi modal penting agar ilmu yang dipelajari dapat langsung diterapkan dalam peran mereka sehari-hari.
”Antusias peserta sungguh luar biasa, mereka begitu aktif selama mengikuti kegiatan, ini menjdai modal penting. Dan saya optimis ibu-ibu DWP ini akan bisa mengoptimalkan potensi yang ada. Karena saya melihat semangat yang besar untuk terus belajar,”ucapnya (Irhan)
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.
