Cari Berita

Ketik kata kunci untuk mencari berita di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Dorong Perempuan Makin Berdaya, Pemkab Kutim Edukasi Kesetaraan Gender dan K3 di Perusahaan Sawit

 Dorong Perempuan Makin Berdaya, Pemkab Kutim Edukasi Kesetaraan Gender dan K3 di Perusahaan Sawit

RANTAU PULUNG - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kembali menggelar edukasi mengenai kesetaraan gender, norma kerja layak, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3) bagi pekerja perempuan dan istri pekerja di lingkungan Perusahaan.

 

Kali ini, kegiatan hasil kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bekerja sama dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim)  ini berlangsung di lingkungan perusahaan PT. Dinamikaprima Artha, Kecamatan Rantau Pulung.

 

Kegiatan tersebut turut melibatkan Yayasan Solidaridad Network Indonesia sebagai mitra pelaksana ini,  bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai pentingnya lingkungan kerja yang aman, responsif gender, bebas dari diskriminasi, serta menjunjung tinggi keselamatan dan kesehatan seluruh tenaga kerja.

 

Materi yang diberikan mencakup pemahaman tentang Basic Gender, Pengarusutamaan Gender (PUG), Norma Kerja Layak, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai hak-hak pekerja perempuan dan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang setara dan inklusif.

 

Kepala DP3A Kutim Idham Cholid, mengatakan penerapan Pengarusutamaan Gender (PUG) di lingkungan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan hak-hak dasar pekerja perempuan. Menurutnya, PUG juga menjadi bagian penting dalam membuka kesempatan bagi perempuan untuk mengambil peran dan posisi kepemimpinan sesuai kompetensi yang dimiliki.

 

“Perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor perkebunan. Pembangunan tidak boleh meninggalkan perempuan, dan perusahaan perlu membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang,” tegasnya.

 

Menurut Idham penerapan prinsip kesetaraan gender di lingkungan kerja perlu didukung oleh seluruh pihak, termasuk pemerintah, manajemen perusahaan, pekerja, serta mitra pembangunan. Dengan demikian, perempuan dapat memperoleh kesempatan yang setara untuk berkontribusi dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan.

 

Selain materi mengenai kesetaraan gender, kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya penerapan Norma Kerja Layak dan K3. Perlindungan terhadap hak-hak normatif pekerja perempuan menjadi salah satu perhatian utama, termasuk perlindungan reproduksi dan maternal, jaminan sosial, serta pencegahan kekerasan di tempat kerja.

 

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya kepatuhan terhadap prosedur K3 guna mencegah kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Penerapan K3 dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus mendukung produktivitas pekerja.

 

Dalam kegiatan tersebut, pembentukan dan penguatan Komite Gender di lingkungan PT. Dinamikaprima Artha juga didorong sebagai wadah komunikasi antara pekerja perempuan dan pihak manajemen. Komite tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian aspirasi sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih responsif terhadap kebutuhan pekerja perempuan.

 

Kegiatan edukasi ini diikuti pekerja perempuan dan istri pekerja PT. Dinamikaprima Artha. Melalui diskusi dan sosialisasi, peserta diajak memahami pentingnya kesetaraan gender serta penerapan norma kerja layak dan K3 dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kerja maupun keluarga.

 

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, manajemen PT. Dinamikaprima Artha, Yayasan Solidaridad Network Indonesia, serta para pekerja perempuan dan istri pekerja diharapkan dapat memperkuat penerapan prinsip kesetaraan gender dan perlindungan tenaga kerja di sektor perkebunan.

 

Upaya tersebut sekaligus diharapkan mendorong sektor perkebunan kelapa sawit di Kutai Timur menjadi lingkungan industri yang semakin inklusif, sejahtera, aman, serta menjunjung tinggi keselamatan dan kesetaraan gender.(Maulana)


#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km²  atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur.  Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.