SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) terus berkomitmen mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor.
Komitmen tersebut diwujudkan dengan langkah yang positif salah satunya dengan membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan guna mencetak generasi muda yang inovatif, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Pemuda sendiri, menurut Bupati Ardiansyah dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sekaligus motor penggerak pembangunan. Untuk itu, Pemkab Kutim terus menghadirkan berbagai program yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas dan keterampilan, tetapi juga mendorong lahirnya inovasi serta kepemimpinan generasi muda dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, ekonomi, teknologi, hingga lingkungan.
Pernyataan orang nomor satu di Kutim di sampaikan disela menerima kunjungan Growth Forum bersama perwakilan PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang memaparkan rencana kerja yang berkaitan denga percepatan akselerasi investasi berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya manusia (SDM), UMKM, serta pariwisata di Kutai Timur. di ruang kerjanya, kantor Sekretariat Kabupaten, kawasan Pemerintahan Bukit Pelangi, Sangatta, Rabu (22/07/2026).
Dalam kegiatan itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyambut positif atas gagasan kolaboratif yang coba di hadirkan oleh Growth Forum. Dalam kesempatan itu, dirinya juga berpesan agar pemuda yang tergabung dalam wadah kreatifitas anak muda ini, agar menjadi motor penggerak ekonomi kemasyarakatan, khususnya di sektor non-tambang berbasis teknologi.
"Ini menunjukkan sebuah segmen krusial dan kita sangat butuh ini, dari semua sisi bidang ekonomi, wisata dan UMKM serta berbagai hal yang serupa lainnya," ujar Ardiansyah.
Gita perwakilan Growth Forum, mengaku terkesan dengan antusias dukungan yang diberikan Bupati Ardiasnyah Sulaiman terkait rencana kegiatan yang akan direncakanan akan di laksanakan pada Oktober mendatang dengan meleibatkan kurang lebih seribu peserta dari berbagai wilayah di Kutim. Dalam pelaksanaanya nanti setidaknya ada tiga agenda utama yang akan di laksanakan yakni investasi & pertanian (kelapa sawit), UMKM & pariwisata, serta ekonomi digital & kreativitas pemuda.
"Kami melihat anak-anak muda Kutim memiliki banyak potensi, baik SDM maupun SDA-nya yang perlu kita kembangkan dan sampaikan ke tingkat pusat," bebernya.
Dirinya mengaku optimis, kegiatan ini akan berlangsung sukses, hal itu tidak terlepas dari dukungan jaringan yang tersebar di seluruh wilayah di Kutim. Terlebih dengan berbagai agenda yang akan hadir selama kegiatan. Para peserta tidak hanya akan mendapat pengalaman dan ilmu baru juga, tetapi juga kesempatan memperluas jejaring, bertukar gagasan, mengembangkan kapasitas kepemimpinan, serta memperkuat semangat kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Penulis : Irhan
#Footnote
Kabupaten Kutai Timur adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur,. Ibu kota kabupaten ini terletak di Sangatta. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31,239,84 km² atau 16 persen dari luas Provinsi Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Timur yang terbentuk sejak 12 Oktober 1999 berdasarkan UU. 47 Tahun 1999 ini memiliki jumlah penduduk 464.294 jiwa (semester 2 tahun 2025), terdiri dari 18 kecamatan, 139 desa definitif,15 desa persiapan dan 2 kelurahan.